
Ilustrasi penderita angin duduk. (freepik /orion_production)
PROKALTENG.CO-Angin duduk yang selama ini kerap dianggap sebagai masuk angin biasa dan diatasi dengan cara tradisional seperti kerokan ternyata bisa menjadi tanda penyakit jantung serius. Kondisi tersebut dapat berkembang menjadi serangan jantung hingga menyebabkan kematian mendadak apabila tidak segera ditangani.
Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, dr. Febtusia Puspitasari, Sp.JP, FIHA, FASCC, mengatakan angin duduk sebenarnya dalam dunia medis disebut dengan angina pektoris, yaitu kondisi ketika otot jantung tidak mendapatkan pasokan darah dan oksigen yang cukup.
Menurutnya, masyarakat perlu waspada apabila nyeri terasa seperti ditekan di bagian tengah dada, menjalar ke rahang atau lengan, maupun muncul saat sedang beristirahat.
“Terutama bila nyeri terasa seperti ditekan di bagian tengah dada, menjalar ke rahang atau lengan, atau muncul bahkan saat beristirahat, kondisi tersebut dapat menjadi tanda peringatan angina tidak stabil atau infark miokard akut,” katanya kepada wartawan, Selasa (9/6).
Risiko Serangan Jantung dan Kematian Mendadak
Oleh karena itu, dr. Pita memperingatkan bahwa mengabaikan gejala angin duduk dapat berakibat fatal.
“Jika dibiarkan hingga pembuluh darah benar-benar tersumbat, kondisi ini dapat berujung langsung pada infark miokard akut atau kematian mendadak. Pasien perlu segera mendatangi fasilitas kesehatan untuk mendapatkan diagnosis yang tepat dan memulai pengobatan yang sesuai,” ungkapnya.
Masyarakat diimbau segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami nyeri dada yang mencurigakan agar diagnosis dan penanganan dapat dilakukan lebih cepat.
Sylva Kalteng U11 tampil sebagai juara Piala Ramdani Lestaluhu 2026 dan kini bersiap menghadapi persaingan…
Pengukuhan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Kabupaten Barito Utara Tahun 2026 mendapat apresiasi positif…
Pemerintah Kabupaten Barito Utara menggelar Upacara Pengukuhan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Kabupaten Barito…
Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat yang diperingati setiap 9 September, para anggota…
Ketua Komisi II DPRD Murung Raya, Bebie, dari Fraksi PDI Perjuangan, mengingatkan sekaligus mengimbau seluruh…
Ketua DPRD Kabupaten Murung Raya, Rumiadi, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Penguatan Integritas dan Pencegahan Korupsi…