Selain itu, ia juga kerap membenci atau menyakiti diri sendiri, menyalahkan diri sendiri, bahkan terpikirkan atau mungkin sudah mencoba untuk bunuh diri.
Anak remaja yang punya masalah mental tidak hanya bisa dilihat dari adanya perubahan perilakunya saja, tetapi juga bisa muncul gejala fisik. Biasanya, anak dengan masalah mental akan mengeluh sakit kepala, sakit perut, sakit punggung, atau nyeri pada otot-otot. Mereka juga terlihat tidak bertenaga dan bersemangat.
Selain mengenali ciri-ciri gangguan mental, Bunda dan Ayah juga harus berperan dalam menjaga kesehatan mental anak, yaitu dengan cara membina hubungan yang baik dengannya, meningkatkan rasa percaya dirinya, mengajarkannya cara kelola stres, dan membiasakan ia untuk menerapkan pola hidup sehat.
Jika Bunda atau Ayah melihat adanya ciri-ciri gangguan mental pada anak kalian, jangan sungkan segera bawa ke psikolog atau psikiater, ya. Sehingga dengan segera mendapatkan penanganan yang tepat, anak tetap bisa tumbuh menjadi orang dewasa yang lebih bahagia dan sehat. (alodokter/kpc)
Pemerintah Kota Palangka Raya menyambut baik pengesahan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) menjadi Peraturan Daerah…
DPRD Kota Palangka Raya menetapkan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) menjadi Peraturan Daerah (Perda) dalam…
Perselisihan yang sempat mencuat terkait kewajiban perpajakan Toko Kopi Bumi (TKB) pascakebakaran akhirnya diselesaikan melalui…
Komisi X DPR RI menyetujui permohonan naturalisasi atlet sepak bola Mitchell Lee Baker dan Luke…
Identitas pria yang ditemukan meninggal dunia di kawasan perkebunan Jalan Misik, Kecamatan Sabangau, Kota Palangka…
Kepedulian sosial masyarakat di Kabupaten Lamandau terbukti masih sangat tinggi. Hal ini terlihat jelas saat…