Selain itu, ia juga kerap membenci atau menyakiti diri sendiri, menyalahkan diri sendiri, bahkan terpikirkan atau mungkin sudah mencoba untuk bunuh diri.
Anak remaja yang punya masalah mental tidak hanya bisa dilihat dari adanya perubahan perilakunya saja, tetapi juga bisa muncul gejala fisik. Biasanya, anak dengan masalah mental akan mengeluh sakit kepala, sakit perut, sakit punggung, atau nyeri pada otot-otot. Mereka juga terlihat tidak bertenaga dan bersemangat.
Selain mengenali ciri-ciri gangguan mental, Bunda dan Ayah juga harus berperan dalam menjaga kesehatan mental anak, yaitu dengan cara membina hubungan yang baik dengannya, meningkatkan rasa percaya dirinya, mengajarkannya cara kelola stres, dan membiasakan ia untuk menerapkan pola hidup sehat.
Jika Bunda atau Ayah melihat adanya ciri-ciri gangguan mental pada anak kalian, jangan sungkan segera bawa ke psikolog atau psikiater, ya. Sehingga dengan segera mendapatkan penanganan yang tepat, anak tetap bisa tumbuh menjadi orang dewasa yang lebih bahagia dan sehat. (alodokter/kpc)
Pengemudi GrabCar di Surabaya bernama Rosa menceritakan pengalamannya menolong penumpang melahirkan di dalam mobil. Keberaniannya…
Shayne Pattynama menjanjikan agresivitas saat bermain untuk Persija Jakarta di putaran kedua Super League 2025/2026.…
Risto Mitrevski menjadi pusat perhatian dalam kemenangan meyakinkan Persebaya Surabaya atas PSIM Jogjakarta. Bek asal…
DPD Perkumpulan Pemuda Dayak (PERPEDAYAK) Kabupaten Gunung Mas memperkuat sinergi dengan Polres Gunung Mas melalui…
Berawal dari keterbatasan ekonomi dan keputusan berat berhenti bekerja pada 2019, Muhammad Rizky (31) memilih…
Kasus pembunuhan wanita di Kabupaten Lamandau akhirnya terungkap.