Selain itu, ia juga kerap membenci atau menyakiti diri sendiri, menyalahkan diri sendiri, bahkan terpikirkan atau mungkin sudah mencoba untuk bunuh diri.
Anak remaja yang punya masalah mental tidak hanya bisa dilihat dari adanya perubahan perilakunya saja, tetapi juga bisa muncul gejala fisik. Biasanya, anak dengan masalah mental akan mengeluh sakit kepala, sakit perut, sakit punggung, atau nyeri pada otot-otot. Mereka juga terlihat tidak bertenaga dan bersemangat.
Selain mengenali ciri-ciri gangguan mental, Bunda dan Ayah juga harus berperan dalam menjaga kesehatan mental anak, yaitu dengan cara membina hubungan yang baik dengannya, meningkatkan rasa percaya dirinya, mengajarkannya cara kelola stres, dan membiasakan ia untuk menerapkan pola hidup sehat.
Jika Bunda atau Ayah melihat adanya ciri-ciri gangguan mental pada anak kalian, jangan sungkan segera bawa ke psikolog atau psikiater, ya. Sehingga dengan segera mendapatkan penanganan yang tepat, anak tetap bisa tumbuh menjadi orang dewasa yang lebih bahagia dan sehat. (alodokter/kpc)
Bupati Barito Utara, H Shalahuddin ST MT memimpin apel pagi di halaman Dinas Lingkungan Hidup…
Kiprah Bupati Kapuas H. Muhammad Wiyatno dalam mendorong pembangunan daerah dan pelestarian budaya Dayak mendapat…
PLN ULTG Palangkaraya memperkuat keandalan sistem transmisi melalui pemeliharaan jalur Pulang Pisau–Mintin dengan dukungan teknologi…
SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 di Lamandau dibuka awal Juli. Selain gratis biaya pendaftaran, siswa baru…
Sidang kasus kecelakaan maut di Lamandau memasuki tahap pledoi. Terdakwa Ariel Bin Jumaking mengakui kelalaiannya…
BPJS Kesehatan Cabang Palangka Raya menargetkan keaktifan peserta JKN melampaui 75 persen pada akhir Juni…