Selain itu, ia juga kerap membenci atau menyakiti diri sendiri, menyalahkan diri sendiri, bahkan terpikirkan atau mungkin sudah mencoba untuk bunuh diri.
Anak remaja yang punya masalah mental tidak hanya bisa dilihat dari adanya perubahan perilakunya saja, tetapi juga bisa muncul gejala fisik. Biasanya, anak dengan masalah mental akan mengeluh sakit kepala, sakit perut, sakit punggung, atau nyeri pada otot-otot. Mereka juga terlihat tidak bertenaga dan bersemangat.
Selain mengenali ciri-ciri gangguan mental, Bunda dan Ayah juga harus berperan dalam menjaga kesehatan mental anak, yaitu dengan cara membina hubungan yang baik dengannya, meningkatkan rasa percaya dirinya, mengajarkannya cara kelola stres, dan membiasakan ia untuk menerapkan pola hidup sehat.
Jika Bunda atau Ayah melihat adanya ciri-ciri gangguan mental pada anak kalian, jangan sungkan segera bawa ke psikolog atau psikiater, ya. Sehingga dengan segera mendapatkan penanganan yang tepat, anak tetap bisa tumbuh menjadi orang dewasa yang lebih bahagia dan sehat. (alodokter/kpc)
Sidang pembacaan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam perkara dugaan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi…
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Tengah (Kemenkum Kalteng) mulai membuka peta persoalan regulasi di daerah.
Sebanyak 23 prajurit Jalasena dari Korps Marinir menjadi korban dalam bencana tanah longsor yang terjadi di Desa Pasirlangu, Kecamatan…
Pemerintah memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan selama bulan Ramadan 1447 Hijriah dengan…
Tahun Kuda ada yang spesial bagi pecinta Vespa. Koleksi spesial Lunar dari Vespa hadirnya Vespa 946 Horse,…
Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes resmi bergabung dengan Ajax Amsterdam dengan kontrak 3,5 tahun, menyusul…