Perjalanan Politik dan Kebangkitan Partai Buruh
Jalur politik Said Iqbal penuh liku. Ia sempat maju sebagai caleg DPR RI dapil Kepulauan Riau lewat PKS pada Pemilu 2009 namun gagal. Pada Pilpres 2019, ia menjadi pendukung militan pasangan Prabowo Subianto–Sandiaga Uno dan kerap mengkritik kebijakan ketenagakerjaan pemerintah saat itu lewat buku-bukunya.
Titik balik politiknya terjadi pada 5 Oktober 2021, ketika ia resmi didapuk menjadi Presiden Partai Buruh.
Di bawah komandonya, Partai Buruh mengambil sikap tegas. Said menyatakan bahwa Partai Buruh tidak membentuk koalisi dengan partai politik mana pun yang mendukung Undang-Undang Omnibus, namun justru akan berkoalisi dengan calon presiden 2024 secara “pribadi” dengan tim kampanye yang terpisah dari tim kampanye resmi sang kandidat.
Kini, dengan resminya Said Iqbal menjabat sebagai Penasihat Khusus Presiden, publik menanti bagaimana suaranya yang biasa bergaung di jalanan akan bertransformasi menjadi kebijakan nyata di dalam istana. (jpg)
Bupati Barito Utara, H Shalahuddin ST MT memimpin apel pagi di halaman Dinas Lingkungan Hidup…
Kiprah Bupati Kapuas H. Muhammad Wiyatno dalam mendorong pembangunan daerah dan pelestarian budaya Dayak mendapat…
PLN ULTG Palangkaraya memperkuat keandalan sistem transmisi melalui pemeliharaan jalur Pulang Pisau–Mintin dengan dukungan teknologi…
SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 di Lamandau dibuka awal Juli. Selain gratis biaya pendaftaran, siswa baru…
Sidang kasus kecelakaan maut di Lamandau memasuki tahap pledoi. Terdakwa Ariel Bin Jumaking mengakui kelalaiannya…
BPJS Kesehatan Cabang Palangka Raya menargetkan keaktifan peserta JKN melampaui 75 persen pada akhir Juni…