Categories: Ekobis

Inflasi Kalteng Capai 4,32 Persen pada Juli 2026, Beras Jadi Penyumbang Terbesar

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mencatat inflasi tahunan (year-on-year/y-on-y) pada Juli 2026 sebesar 4,32 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) mencapai 112,87.

Kepala BPS Provinsi Kalteng Toto Haryanto Silitonga mengatakan, inflasi tersebut dipengaruhi kenaikan harga yang terjadi hampir di seluruh kelompok pengeluaran.

“Pada Juli 2026, Provinsi Kalimantan Tengah mengalami inflasi year-on-year sebesar 4,32 persen dengan Indeks Harga Konsumen sebesar 112,87. Inflasi tertinggi terjadi di Kabupaten Kapuas sebesar 4,78 persen, sedangkan inflasi terendah terjadi di Sampit sebesar 3,58 persen,” ujarnya,  Senin (3/8/2026).

Selain inflasi tahunan, BPS juga mencatat inflasi bulanan (month-to-month/m-to-m) sebesar 0,23 persen, sedangkan inflasi tahun kalender (year-to-date/y-to-d) hingga Juli 2026 mencapai 2,63 persen.

“Inflasi year-on-year terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya seluruh indeks kelompok pengeluaran,” kata Haryanto. Ia menjelaskan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya mengalami inflasi tertinggi sebesar 9,57 persen, disusul kelompok transportasi 7,12 persen dan kelompok makanan, minuman, serta tembakau sebesar 5,69 persen.

Secara komoditas, beras menjadi penyumbang inflasi tahunan terbesar di Kalteng dengan andil 0,76 persen, diikuti emas perhiasan sebesar 0,51 persen, bensin 0,33 persen, ikan nila 0,24 persen, dan minyak goreng 0,20 persen.

“Komoditas yang dominan memberikan andil inflasi year-on-year pada Juli 2026 antara lain beras, emas perhiasan, bensin, ikan nila, minyak goreng, ikan gabus, daging ayam ras, ikan patin, angkutan udara, serta bahan bakar rumah tangga,” tutur Haryanto.

Di sisi lain, BPS mencatat sejumlah komoditas masih menahan laju inflasi atau memberikan andil deflasi, di antaranya tomat, bawang merah, cabai rawit, telur ayam ras, rampela hati ayam, udang basah, buah naga, hingga kelapa.

Haryanto menambahkan seluruh kabupaten/kota yang menjadi wilayah penghitungan Indeks Harga Konsumen di Kalteng mengalami inflasi pada Juli 2026.

“Inflasi year-on-year tertinggi terjadi di Kabupaten Kapuas sebesar 4,78 persen, sedangkan yang terendah terjadi di Sampit sebesar 3,58 persen,” jelasnya.

Page: 1 2

M Hafidz

Recent Posts

Rakerda LPPD Matangkan Strategi Pembinaan Pesparawi Kapuas

Pemerintah Kabupaten Kapuas memperkuat pembinaan seni musik gerejawi sebagai bagian dari pembangunan karakter dan kerukunan…

3 hours ago

Diduga Dibakar ODGJ Bersenjata Tajam, Lahan di Kawasan Pasar Induk Nanga Bulik Terbakar

Tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lamandau, Polres Lamandau, Kodim 1017/Lmd, dan…

3 hours ago

Jelang HUT RI ke-81, Pria Asal Bandung Bawa Semangat Merah Putih ke Kota Palangka Raya

Menjelang tanggal 17 Agustus, Jalan RTA Milono perlahan berubah wajah. Deretan warna merah putih mulai…

3 hours ago

DPRD Kalteng Dukung Koperasi Merah Putih Salurkan Subsidi

DPRD Kalteng menyetujui rencana Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih menjadi agen penyalur barang bersubsidi. Namun, program…

4 hours ago

3 Shio Ini Bisa Jadi Kaya Raya di Tahun 2026, Finansial Datang Lewat Bisnis

Tahun kuda api ini dalam keyakinan astrolog dikatakan merupakan salah satu waktu terbaik untuk berusaha…

4 hours ago

Teknologi AI Mulai Ubah Cara Investor Membaca Peluang di Pasar Modal

Pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) mulai menjadi bagian dari proses pengambilan keputusan investasi di pasar…

5 hours ago