Asupan merkuri melalui konsumsi ikan berhubungan secara signifikan dengan kadar merkuri rambut. Kelompok dengan asupan ≥ 0,20 mg/kg/hari memiliki konsentrasi merkuri dalam rambut lebih tinggi, 0,165 mg/kg, tetapi konsentrasi merkuri urin lebih rendah,0,001 mg/L.
Konsentrasi merkuri rambut merupakan faktor yang paling berperan dalam hubungan pajanan merkuri terhadap status gizi balita.
Kelompok dengan konsentrasi merkuri rambut ≥0,163 mg/kg berisiko 19,4 kali untuk mengalami gizi kurang/buruk. risiko stunting 8,4 kali dan risiko underweight 18,8 kali.
Nurhalina menyarankan agar pemerintah mengeluarkan kebijakan tentang pencegahan pencemaran merkuri di lingkungan, pemantauan rutin pajanan merkuri dan keamanan pangan, serta pengobatan dan perawatan kelompok kasus.
”Kami merekomendasikan integrasi intervensi gizi dan kesehatan lingkungan dalam kerangka kerja nasional untuk pencegahan dan tatalaksana malnutrisi di Indonesia, khususnya di daerah-daerah dengan pajanan merkuri yang tinggi,” imbuhnya. (hfz)
Page: 1 2
Kunci utama resep ini adalah menjaga suhu adonan tetap dingin selama proses penggilingan. Oleh karena…
Gunakan rice paper berkualitas baik agar tidak mudah robek saat dibentuk. Jangan terlalu lama merendam…
Gunakan api besar saat menumis jamur agar air yang keluar cepat menguap sehingga hasil tumisan…
Susun gurame goreng di atas piring saji. Siram atau taburkan sambal matah di atasnya, lalu…
Pemerintah melalui Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) memfasilitasi pemulangan Supiat, warga Barito Selatan yang…
Membiasakan diri berjalan kaki pada pagi hari dapat menjadi langkah sederhana untuk meningkatkan kesehatan tubuh…