
Komandan Kodim (Dandim) 1016/Palangka Raya, Kolonel Inf Kurniawan Agung Sancoyo. (Anandri/Prokalteng.co)
PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Komandan Kodim (Dandim) 1016/Palangka Raya Kolonel Inf Kurniawan Agung Sancoyo membeberkan alasan di balik ditetapkannya Kota Palangka Raya sebagai prioritas utama penerima bantuan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari Presiden, menyusul statusnya sebagai ibu kota provinsi dan sempat memburuknya kualitas udara akibat kabut asap.
Dandim 1016/Palangka Raya, Kolonel Inf Kurniawan Agung Sancoyo mengatakan bantuan yang diterima tidak dibagikan secara merata ke seluruh daerah, melainkan disesuaikan dengan tingkat kebutuhan dan kondisi masing-masing wilayah.
“Bantuan Presiden untuk Kalimantan Tengah itu sebenarnya untuk satu provinsi. Tetapi ada skala prioritas yang harus kita ambil. Jadi tidak langsung dibagi rata ke semua daerah,” katanya usai rapat koordinasi monitoring dan evaluasi tanggap darurat karhutla di Kantor BPBD Kota Palangka Raya, Senin (7/9/2026).
Menurut Kurniawan, Palangka Raya menjadi salah satu wilayah yang diprioritaskan karena berstatus ibu kota provinsi, memiliki bandara, serta sempat mencatat kualitas udara yang memburuk akibat kabut asap.
“Palangka Raya ini terasnya Provinsi Kalimantan Tengah. Di sini ada bandara, di sini ibu kota provinsi, dan kualitas udara juga sempat menjadi yang terburuk. Karena itu harus kita prioritaskan,” ujarnya.
Dia menjelaskan, bantuan yang telah diterima untuk mendukung penanganan karhutla meliputi mobil pemadam kebakaran, alat pelindung diri (APD), pompa air, selang pemadam, masker, obat-obatan, sepatu boot, gergaji mesin, hingga perlengkapan lapangan lainnya.
“Mobil damkar, APD, mesin pompa, selang, masker, obat-obatan, semuanya sudah terdistribusi untuk membantu penanganan karhutla,” tuturnya.
Kurniawan mengungkapkan, dari 100 unit mobil pemadam kebakaran yang tersedia dalam program bantuan tersebut, sebanyak 66 unit pada tahap awal diprioritaskan untuk mendukung penanganan karhutla di Palangka Raya.
“Konsep awalnya dari 100 unit itu, 66 unit ditempatkan di Palangka Raya terlebih dahulu untuk membantu penyelesaian penanganan karhutla di sini,” ungkapnya.
Selain bantuan sarana dan prasarana, TNI juga mendukung relawan yang terlibat dalam penanganan karhutla. Kodim 1016/Palangka Raya telah menyalurkan puluhan alat pelindung diri kepada relawan di tingkat kelurahan.
Page: 1 2
Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar press release. Sekaligus pemusnahan barang bukti…
Tim bulu tangkis Indonesia berhasil menyumbangkan emas pertama untuk Kontingen Merah Putih di Asian Games…
Kejari Murung Raya menggeledah Kantor KPU Murung Raya dan menyita dokumen penting terkait dugaan penyelewengan…
Pemerintah Kabupaten Murung Raya mematangkan rencana pembongkaran Pasar Pelita. Rapat koordinasi lanjutan digelar Selasa (22/9/2026)…
Polda Kalteng mengimbau pengendara meningkatkan kewaspadaan karena jarak pandang terbatas akibat kabut asap.
Sebanyak 984 penerima insentif tenaga keagamaan di Palangka Raya dipersiapkan mendapat perlindungan JKK dan JKM…