
Salah satu warga saat menunjukkan Gas Elpiji 3 kg diwilayah Kabupaten Lamandau, baru-baru ini. (FOTO: BIB/PROKALTENG.CO)
NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Kelangkaan gas elpiji 3 kilogram (kg) kembali melanda Kabupaten Lamandau dalam dua pekan terakhir. Kondisi ini dikeluhkan warga karena mereka kesulitan mendapatkan gas subsidi di pangkalan resmi, sehingga terpaksa merogoh kocek lebih dalam untuk membeli di tingkat pengecer dengan harga yang melambung jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).
Berdasarkan pantauan di lapangan, harga gas melon di sejumlah warung kelontong kini berkisar antara Rp30.000 hingga Rp40.000 per tabung. Tingginya harga ini dinilai sangat membebani pengeluaran rumah tangga dan para pelaku usaha kecil.
Keluhan salah satunya datang dari Udin (40), seorang pedagang rumah makan di Nanga Bulik. Ia mengaku terpaksa membeli gas dengan harga yang tidak masuk akal demi menjaga dapurnya tetap ngebul.
“Harganya sudah tidak sesuai HET. Di warung-warung eceran bisa mencapai Rp30 ribu sampai Rp35 ribu per tabung,” ujar Udin kepada wartawan, Jumat (5/6/2026).
Hal senada diungkapkan oleh Ross (34), yang juga memiliki warung makan di kawasan Nanga Bulik. Menurut Ross, harga di tingkat pengecer cenderung terus bertahan tinggi meskipun pasokan barang terkadang tersedia.
“Satu minggu kemarin harga elpiji sempat naik sampai Rp40 ribu. Kalaupun barangnya lagi mudah dicari, harganya paling cuma turun jadi Rp37 ribu,” keluh Ross.
Page: 1 2
Agustiar Sabran resmi dilantik sebagai Ketua Umum PB Percasi masa bakti 2026–2030.
Empat orang tewas dan enam lainnya terluka dalam kecelakaan beruntun yang melibatkan sebuah truk bermuatan gulungan kertas…
Tim hukum mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah, memastikan ada…
Bupati Kapuas HM Wiyatno menegaskan kiprah para purnabakti aparatur sipil negara (ASN) masih sangat dibutuhkan…
Ketua DPRD Kabupaten Barito Utara, Hj Mery Rukaini MIP memberikan apresiasi dan dukungan penuh atas…
Edy Pratowo menargetkan Musda DPD II Partai Golkar di 14 kabupaten dan kota se-Kalteng rampung…