Kondisi di lapangan ini berbanding terbalik dengan aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah setempat.
Berdasarkan surat edaran yang berlaku di Kabupaten Lamandau, HET epiji 3 kg sebenarnya ditetapkan sebesar Rp25.000 per tabung. Namun kenyataannya, warga harus membayar selisih hingga Rp15.000 per tabung di tingkat pengecer.
Berikut adalah perbandingan harga elpiji 3 kg di Kabupaten Lamandau saat ini:
Hingga saat ini, masyarakat mengaku masih kesulitan menemukan gas melon di sejumlah pangkalan resmi.
Sementara itu, harga di tingkat pengecer terus bertahan tinggi tanpa ada tanda-tanda penurunan.
Warga Kabupaten Lamandau sangat berharap pemerintah daerah bersama instansi terkait segera turun tangan melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan memperketat pengawasan jalur distribusi elpiji bersubsidi.
Warga meminta agar pasokan ke pangkalan kembali dinormalisasi dan menindak tegas oknum yang sengaja memainkan harga di luar ketentuan. (bib)
Page: 1 2
Kabar perpisahan datang dari salah satu pemain senior sepak bola Indonesia. Penyerang berpengalaman Dendy Sulistyawan…
Hubungan antara Ruben Onsu dengan sang mantan istri, Sarwendah, yang kian memanas jadi sorotan publik.
Pertemuan antara Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert menjadi salah satu momen yang menarik perhatian pecinta…
Kepulangan jamaah haji reguler asal Kalteng dimulai 9 Juni 2026 dengan kedatangan Kloter BDJ 04…
Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersiap menerapkan kebijakan baru di sektor…
Pengamat Ekonomi, Suherman Juhari, mengimbau masyarakat Kalimantan Tengah (Kalteng) untuk tidak panik menghadapi pelemahan nilai…