Categories: Lintas Borneo

Kemarau Ekstrem Mengancam: Enam Kecamatan di Banjar Masuk Zona Merah Karhutla

PROKALTENG.CO-Enam kecamatan di Kabupaten Banjar dipetakan sebagai wilayah paling rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada musim kemarau tahun ini.

Menghadapi prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bahwa kemarau 2026 akan lebih panjang dan lebih kering, Pemerintah Kabupaten Banjar memperketat pengawasan serta menyiapkan langkah pencegahan sejak dini.

Kewaspadaan difokuskan pada periode Juli hingga September yang diperkirakan menjadi puncak musim kemarau.

Keenam wilayah tersebut yakni Kecamatan Martapura Barat, Sungai Tabuk, Beruntung Baru, Gambut, Cintapuri Darussalam, serta Karang Intan, khususnya kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam.

Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar Yudi Andrea mengatakan, seluruh wilayah tersebut selama ini menjadi titik fokus kerawanan karhutla karena didominasi lahan gambut dan kawasan hutan.

“wilayah-wilayah tersebut sangat rentan memunculkan titik panas (hotspot) saat musim kemarau,” ungkapnya saat ditemui awak media usai Apel Siaga Pengendalian Karhutla, Kamis (2/7/2026).

Lahan gambut yang mengering membuat api lebih mudah menyala, cepat meluas, dan relatif sulit dipadamkan dibandingkan kebakaran di lahan biasa.

Karena itu, strategi tahun ini lebih difokuskan pada upaya pencegahan agar kebakaran tidak sempat meluas.

“Belajar dari tahun sebelumnya, fokus kita tahun ini lebih dititikberatkan pada pencegahan. Targetnya jelas, menekan angka kejadian karhutla setidaknya 50 persen dibanding tahun lalu,” tegas Yudi.

Yudi mengakui bahwa pengendalian karhutla tahun ini tidak bisa dilakukan secara parsial, yang hanya mengandalkan satu instansi.

Seluruh perangkat daerah, aparat keamanan, relawan, hingga masyarakat harus bergerak bersama dengan pembagian tugas yang jelas agar upaya pencegahan berjalan lebih efektif.

Karena itu, pemerintah membagi peran yang jelas antara perangkat daerah, aparat keamanan, relawan, hingga masyarakat agar upaya pencegahan berjalan lebih efektif.

“Nanti ada pembagian peran yang tegas antara masyarakat dan instansi,” katanya.

Page: 1 2 3

Hendry Priyatmoko

Recent Posts

Konsentrasi Buyar di Menit Akhir! Timnas U-17 Indonesia Gagal Menang usai Ditahan Malaysia

Timnas Indonesia U-17 gagal mengamankan kemenangan pada laga perdana Garuda Championship Series 2026 usai ditahan imbang Malaysia U-17 dengan…

45 minutes ago

Listrik Padam Berjam-jam? Begini Cara Jitu Menghemat Baterai HP Agar Tetap Awet

Pemadaman listrik bisa menjadi masalah ketika ponsel anda mulai kehabisan baterai. Terutama Jika kapasitas baterai…

53 minutes ago

Rem Mobil Tiba-Tiba Ngempos? Jangan Anggap Sepele! Ini 4 Penyebab yang Wajib Diketahui

Rem merupakan salah satu komponen paling vital pada mobil. Jika sistem pengereman mulai bermasalah, risikonya…

58 minutes ago

Janazah Bripda Nopandri Ditemukan, Bareskrim Polri Terus Buru Pelaku Pembunuhan di Tumbang Kalemei

Personel Polres Katingan, Bripda Nopandri, ditemukan meninggal dunia di Sungai Katingan, Kalimantan Tengah (Kalteng), pada…

1 hour ago

Lagi, Timsus Polda Kalteng Ringkus Ramlan, Salah Satu Otak Pembunuhan Brutal Anggota Satresnarkoba Polres Katingan

Tim Khusus (Timsus) Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) kembali menorehkan keberhasilan dalam memburu pelaku penganiayaan berat,…

2 hours ago

Tempuh Perjalanan Darat Sekitar Tiga Jam Setengah, Jenazah Bripda Novandri Ramadhana Tiba di RS Bhayangkara

Jenazah Bripda Novandri Ramadhana akhirnya tiba di RS Bhayangkara, Sabtu (4/7/2026) sekitar pukul 20.10 WIB.…

3 hours ago