
Yuvita Tri Rezeki berharap Taufik Hidayat ikut merasakan apa yang dialaminya saat ini. (Foto tangkapan layar)
PROKALTENG.CO-Penangkapan Taufik Hidayat yang menjadi tersangka kasus penganiayaan terhadap Yuvita Tri Rezeki disambut lega oleh korban dan keluarganya.
Setelah berhari-hari menanti proses hukum berjalan, Yuvita mengaku kini merasa lebih tenang karena pelaku telah diamankan aparat kepolisian.
Saat ditemui usai kabar penangkapan tersebut, Yuvita tidak dapat menyembunyikan rasa syukur dan kebahagiaannya. Ia menyampaikan apresiasi kepada pihak kepolisian yang telah bekerja keras hingga berhasil menangkap pelaku.
“Alhamdulillah, saya senang sekali. Terima kasih kepada bapak-bapak yang sudah membantu dan menguatkan saya. Sekarang saya merasa lebih bahagia dan lebih tenang karena dia sudah ditangkap,” ujarnya.
Meski demikian, perempuan asal Kabupaten Bandung itu berharap proses hukum berjalan maksimal. Menurutnya, pelaku harus mempertanggungjawabkan seluruh perbuatannya.
“Saya ingin dia dihukum seberat mungkin supaya dia merasakan apa yang saya rasakan,” katanya.
Yuvita juga berharap hukuman yang dijatuhkan nantinya benar-benar memberikan rasa keadilan bagi korban.
“Semoga pelaku dihukum seberat-beratnya dan setimpal dengan apa yang telah dilakukan,” lanjutnya.
Dukungan dari masyarakat yang terus mengalir selama kasus ini menjadi perhatian publik turut memberikan kekuatan tersendiri bagi dirinya. Ia mengaku semakin yakin untuk memperjuangkan keadilan setelah banyak warga yang memberikan semangat.
Page: 1 2
Sekretaris Daerah Kota Palangka Raya, Arbert Tombak, menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun…
Wawali Palangka Raya Achmad Zaini mengajak masyarakat menjadikan 10 Muharram sebagai momentum memperkuat kepedulian terhadap…
Kapolri merotasi enam pejabat utama dan lima kapolres di jajaran Polda Kalimantan Tengah.
Wabup Ahmad Jayadikarta menekankan pentingnya sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam percepatan penurunan stunting.
Pemkab Pulang Pisau mengawali penataan rest area dengan penghijauan dan aksi bersih lingkungan.
Di tengah gempuran budaya modern, Festival Budaya Iya Mulik Bengkang Turan (FBIMBT) 2026 menjadi salah…