“Terima kasih kepada semua yang sudah mendukung dan mendoakan saya. Dukungan itu membuat saya tetap kuat,” ucapnya.
Hal senada disampaikan ayah korban. Ia menegaskan bahwa keluarga menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada aparat penegak hukum dan berharap pelaku mendapatkan hukuman yang pantas.
“Kami hidup di negara hukum. Karena itu kami berharap pelaku dihukum seberat-beratnya sesuai aturan yang berlaku,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, keluarga juga menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, serta jajaran kepolisian yang dinilai turut membantu proses pencarian hingga pelaku berhasil diamankan.
“Terima kasih Pak Dedi dan seluruh pihak yang sudah membantu. Terima kasih juga kepada jajaran kepolisian yang bekerja sama sampai akhirnya pelaku berhasil ditangkap,” ujar keluarga korban.
Yuvita turut mengungkapkan ciri fisik yang dimiliki pelaku. Menurutnya, tersangka memiliki sejumlah tato di bagian tangan, salah satunya bergambar ikan.
“Kalau tidak salah ada tato ikan di tangannya. Selain itu tangannya juga banyak tato,” ungkapnya. (jpg)
Page: 1 2
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengatakan, pemerintah mengeluarkan dana subsidi untuk…
Agustiar Sabran melanjutkan reshuffle jilid III di Pemprov Kalteng dengan melantik delapan pejabat eselon II…
Munculnya uban merupakan bagian alami dari proses penuaan yang hampir dialami setiap orang. Seiring bertambahnya…
Menerima dan menghargai bentuk tubuh sendiri merupakan langkah penting untuk membangun rasa percaya diri serta…
Gubernur Agustiar Sabran melantik delapan pejabat eselon II di lingkungan Pemprov Kalteng untuk memperkuat kinerja…
Korban pembacokan brutal di Jalan Mahir Mahar, EY (55), kini menghadapi masa pemulihan yang berat.