Dalam kesempatan yang sama, Hasto juga mengkritisi implementasi kebijakan hilirisasi yang selama ini menjadi salah satu agenda utama pembangunan nasional. Menurutnya, manfaat dari kebijakan tersebut belum dirasakan secara merata oleh masyarakat.
Ia bahkan menyebut pelaksanaan hilirisasi saat ini lebih banyak menguntungkan kelompok tertentu.
“Kebijakan hilirisasi yang ternyata hanya menguntungkan suatu oligarki,” tegas Hasto.
Lebih jauh, Hasto menilai persoalan yang dihadapi bangsa tidak hanya berkaitan dengan aspek ekonomi atau fiskal. Ia menyebut terdapat persoalan yang lebih luas, mulai dari sistem hukum, sistem politik, hingga kualitas demokrasi.
Menurutnya, berbagai persoalan tersebut pada akhirnya akan menjadi perhatian dan penilaian publik terhadap arah pembangunan nasional.
“Ini yang kemudian digugat, ini kerusakan-kerusakan sistem hukum, sistem politik, sistem demokrasi. Itu pasti nanti rakyat akan bertanya,” tutup Hasto.
Siapa bilang sate harus selalu pakai tusukan? Tren olahan sate yang lebih praktis kini mulai…
Cuaca hujan memang paling pas ditemani makanan hangat yang lembut, gurih, dan sedikit pedas. Salah…
Breaking news! Gedung Kesra Sekretariat Daerah Provinsi Kalteng di kompleks Kantor Gubernur terbakar. Api terlihat…
Pengawasan pemasaran susu formula menghadapi tantangan baru. Jika sebelumnya promosi produk dapat ditemui dalam bentuk sampel atau…
Ancaman krisis air bersih mulai membayangi warga Kabupaten Kotabaru. Minimnya curah hujan dalam beberapa waktu terakhir membuat ketersediaan…
DI TENGAH perkembangan teknologi dan komunikasi digital yang semakin cepat, cara masyarakat menggunakan bahasa juga…