“Perubahan APBD bukan berarti mengubah arah pembangunan, tetapi menyesuaikan kebijakan agar tetap responsif terhadap kondisi aktual dan target pembangunan yang telah ditetapkan,” tegasnya.
Edy juga mengapresiasi DPRD Kalteng atas kerja sama selama pembahasan KUPA dan PPAS Perubahan APBD 2026.
Ia meminta seluruh perangkat daerah segera menyusun perubahan RKA dan memastikan program berjalan efektif hingga akhir tahun anggaran.
“Mari kita jadikan perubahan APBD ini sebagai instrumen untuk merespons kebutuhan masyarakat dan menguatkan keberlanjutan pembangunan Kalimantan Tengah agar semakin berkah, maju, dan sejahtera,” pungkasnya. (adr)
Page: 1 2
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi membuka Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul…
Aparat kepolisian memukul mundur massa aksi yang masih bertahan di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan,…
Ahmad Rizani dikenang keluarga sebagai relawan yang tetap menjalankan tugas meski kondisi kesehatannya menurun.
Karhutla di Menteng 12 nyaris merambat ke rumah dan kandang ternak warga.
Jarak pandang di sejumlah wilayah Kalteng turun hingga 500 meter akibat kabut asap karhutla.
Faridawaty Darland Atjeh menyoroti kebutuhan mendesak Puskesmas Tangkiling untuk rehabilitasi bangunan dan pembangunan ruang rawat…