Menurutnya, BPBD bertugas menangani bencana saat kejadian berlangsung, sedangkan Dinsos berfokus pada pemulihan dan bantuan sosial bagi masyarakat yang terdampak.
“Ketika bencana terjadi, yang menangani adalah BPBD. Setelah itu, untuk masyarakat terdampak dan dampak sosialnya menjadi bagian yang kami tangani sesuai ketentuan yang berlaku,” tuturnya.
Selain bantuan dari pemerintah, Husain mengungkapkan dukungan masyarakat juga cukup besar, terutama dalam bentuk donasi pakaian dan kebutuhan lainnya bagi korban kebakaran.
Namun demikian, dia mengakui tidak seluruh bantuan pakaian bekas yang disalurkan dapat dimanfaatkan oleh penerima karena sebagian warga terdampak memilih tidak menggunakannya.
Meski begitu, Dinsos Kalteng memastikan dukungan bagi korban kebakaran akan terus diberikan melalui koordinasi dengan pemerintah pusat, pemerintah kabupaten/kota, serta berbagai pihak terkait guna membantu percepatan pemulihan pascabencana. (adr)
Page: 1 2
Dinsos Lamandau mendirikan Dapur Siaga Karhutla untuk memenuhi konsumsi petugas dan relawan.
DPRD Palangka Raya mengingatkan warga agar waspada karena api kecil bisa memicu kebakaran besar saat…
Fraksi NasDem menyoroti serapan belanja APBD Palangka Raya yang baru 40,46 persen.
PJJ PAUD hingga SMP di Palangka Raya diperpanjang karena ISPU masih di atas 200.
Karhutla mengancam perkebunan warga, Bupati Lamandau minta tiap desa bentuk relawan api.
Kubu Febrie Adriansyah menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus kematian Sutrimo kepada Polda Metro Jaya.