“Kita sudah meminta kepada PLN supaya pelayanan publik strategis menjadi prioritas, terutama yang berkaitan dengan kesehatan masyarakat,” tambahnya.
Selain itu, pemerintah kota juga menginstruksikan fasilitas kesehatan dan layanan publik untuk menyiapkan sumber listrik cadangan sebagai langkah antisipasi.
“Wali Kota juga sudah mengarahkan agar puskesmas-puskesmas dan fasilitas pelayanan publik memiliki backup, misalnya genset. Sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan,” ungkapnya.
Dia berharap masyarakat dapat memahami situasi yang terjadi serta memanfaatkan waktu ketika listrik menyala untuk memenuhi kebutuhan yang diperlukan.
“Kita memahami masyarakat merasa terganggu, terutama yang memiliki usaha. Namun PLN juga terus berupaya agar kondisi segera normal,” tutupnya. (adr)
Page: 1 2
Bupati Murung Raya, Heriyus, menegaskan pentingnya kedisiplinan dan tanggung jawab Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam…
Menghadapi kondisi kemarau yang berdampak pada menurunnya debit air sungai, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten…
Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Murung Raya, Dina Maulidah, mengajak mahasiswa baru Universitas Islam Negeri…
Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, Rejikinoor, mengajak seluruh masyarakat untuk turut menyemarakkan peringatan Hari Ulang…
Kanwil Kemenkum Kalteng memperkuat respons terhadap pengaduan masyarakat melalui Forum “PASTI ADA SOLUSI” Episode 11.
Kelompok Srikandi Tanjung kini menerima 140 bungkus pesanan setelah dilatih mengolah potensi ikan lokal.