Untuk pelaksanaan di lapangan, lanjut dia, seluruh personel dan sarana yang disiapkan OPD tetap berada di bawah koordinasi Satgas Karhutla dan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Kota Palangka Raya.
“Pergerakan tetap kita serahkan kepada Satgas yang ada di BPBD. Kami hanya memastikan kesiapan perangkat daerah, sedangkan pembagian tugas dan penempatan personel ditentukan oleh Satgas,” ucapnya.
Saat ini, sejumlah titik yang menjadi perhatian berada di kawasan permukiman seperti Jalan Soekarno, Yos Sudarso Ujung, hingga wilayah Petuk Katimpun yang berada di tepi jalan dan relatif lebih mudah dijangkau kendaraan operasional.
“Semua perangkat daerah sama-sama bekerja. Intinya ini adalah kolaborasi untuk membantu penanganan karhutla agar dampaknya terhadap masyarakat bisa diminimalkan,” pungkas Berlianto. (adr)
Page: 1 2
Kabut asap menurunkan jarak pandang hingga 400 meter dan mengganggu sejumlah penerbangan di Bandara Tjilik…
Warga Kecamatan Delang bergotong royong membersihkan sampah di bantaran sungai di tengah kemarau berkepanjangan.
Harga cabai rawit merah di Palangka Raya turun dari Rp150 ribu menjadi Rp120 ribu per…
Dua jasad diduga korban KM Virgo Transport 8 ditemukan di pesisir Tanjung Puting dan dievakuasi…
Pria yang diduga menyamar sebagai jaksa diamankan setelah menipu warga dengan modus menawarkan bantuan mengurus…
Menteri P2MI Mukhtarudin menyiapkan lulusan ITL Trisakti untuk mengisi pasar kerja luar negeri sebagai pekerja…