Untuk menutup defisit tersebut, pemerintah daerah mengandalkan pembiayaan yang terdiri dari penerimaan pembiayaan sebesar Rp60,41 miliar dan pengeluaran pembiayaan sebesar Rp7,15 miliar lebih. Dengan demikian, pembiayaan netto yang tersedia mencapai Rp53,26 miliar lebih.
“Pembahasan APBD Perubahan 2026 berlangsung dengan baik karena seluruh pihak mengedepankan kepentingan masyarakat dan pembangunan Kota Palangka Raya melalui pembahasan yang intensif, mendalam, dan cermat,” tutupnya. (adr)
Page: 1 2
Menteri P2MI Mukhtarudin mendorong Pemda dan perguruan tinggi di Kalteng memperkuat penyiapan SDM terampil guna…
Tiga perusahaan di Kalteng masuk daftar penindakan karhutla, sementara proses pengumpulan bukti masih berlangsung.
Hujan alami di Kalteng diprediksi baru turun akhir Oktober, pemerintah memperkuat penanganan karhutla.
Pengamat sepakbola, Ronny Pangemanan atau yang akrab disapa Bung Ropan mengungkap target pelatih Timnas Indonesia…
Percepatan konstruksi cetak sawah di Kabupaten Kapuas terus dikebut. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas meminta dukungan…
Tiga jenazah korban kecelakaan KM Virgo Transport kembali berhasil dievakuasi ke darat melalui pangkalan udara…