“Setiap kepala sekolah nantinya akan menghadapi tantangan yang beragam. Karena itu, mereka perlu dibekali kemampuan mengambil keputusan yang tepat, membangun kolaborasi, dan menyelesaikan persoalan secara efektif,” ujarnya.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap peserta yang menunjukkan kinerja terbaik selama pelatihan, Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya memberikan penghargaan Best Performance kepada Halimatus Sadiyah, guru SMP Negeri Satu Atap 2 Palangka Raya.
“Penghargaan ini kami berikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, kedisiplinan, dan performa yang ditunjukkan selama mengikuti seluruh rangkaian pelatihan. Kami berharap hal ini menjadi motivasi bagi peserta lainnya untuk terus berkembang dan memberikan yang terbaik,” tuturnya.
Menurutnya, sistem asrama yang diterapkan selama pelatihan tidak hanya bertujuan meningkatkan kedisiplinan, tetapi juga memperkuat kerja sama dan sinergi antarpeserta dalam menghadapi berbagai tantangan kepemimpinan di masa mendatang.
“Kami berharap melalui proses kaderisasi yang sistematis ini akan lahir pemimpin-pemimpin sekolah yang progresif, inovatif, dan mampu membawa sekolahnya menjadi lebih kompetitif serta memberikan dampak positif bagi peningkatan mutu pendidikan di Kota Palangka Raya,” pungkasnya. (adr)
Page: 1 2
Bali United mulai bergerak mempersiapkan skuad untuk menghadapi kompetisi musim 2026/2027. Salah satu nama yang…
Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) memunculkan ironi di Provinsi Kalimantan Tengah…
Terkait aksi penjambretan yang dialami seorang perempuan berinisial CK (48) di Jalan Keluarga, kawasan Jalan…
Dinas Kesehatan Kalimantan Tengah menyiapkan Rumah Sakit Tipe A yang dibangun di KM 26 Tangkiling,…
Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, jajaran Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah (Polda Kalteng) menggelar bakti…
Tidur malam yang cukup sangat penting untuk kesehatan dan kesejahteraan secara keseluruhan karena memengaruhi pemulihan…