Karena itu, warga diminta untuk bertanggung jawab dengan mengandangkan hewan peliharaan secara layak. Selain itu merantai atau memagari area bermain hewan agar tidak keluar ke jalan raya dan selalu mengawasi hewan saat berada di luar rumah.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan ketenteraman umum dengan bertanggung jawab terhadap hewan peliharaan masing-masing,”ujarnya.
Menanggapi masih seringnya terjadi kecelakaan lalu lintas akibat pengendara menabrak hewan peliharaan yang lepas, Satpol PP dan Damkar Lamandau akan terus memperkuat koordinasi dengan berbagai instansi terkait.
Sinergi akan dilakukan mulai dari Dinas Pertanian dan Peternakan, camat, lurah, kepala desa, hingga pengurus RT/RW untuk memperluas jangkauan sosialisasi dan meningkatkan kesadaran warga.
“Dengan dukungan semua pihak, kami berharap masyarakat semakin sadar untuk menertibkan hewan peliharannya. Sehingga keselamatan pengguna jalan dan ketertiban lingkungan dapat terjaga dengan baik,” pungkasnya. (bib)
Page: 1 2
Bagi pencinta pizza dan grilled cheese, ada satu kreasi yang wajib masuk daftar recook, yaitu…
Pemadaman listrik yang belakangan ini kerap terjadi di Kota Palangka Raya, mulai mengancam roda perekonomian…
Jika Anda mencari ide lauk atau camilan yang praktis tetapi memiliki cita rasa yang kuat,…
Bagi sebagian orang, terong mungkin bukan termasuk sayuran favorit. Namun, resep Terong Isi Ayam Udang…
Salah satu bagian penting dari bertambahnya usia adalah menjaga fungsi otak. Meski tidak ada solusi…
Persija Jakarta resmi memperpanjang kontrak Eksel Runtukahu setelah tampil impresif pada musim debutnya. Striker berusia…