“Durian kita sedang melimpah, jangan sampai banyak yang terbuang percuma. Selain dimakan langsung, ini bisa diolah menjadi makanan yang lebih tahan lama dan nilai jualnya lebih tinggi,” ujar Rizky saat memberikan edukasi kepada masyarakat, Senin (22/6).
Ia menjelaskan, selain dibuat menjadi tempoyak, durian juga dapat diolah menjadi lompuk atau dodol durian yang memiliki daya simpan lebih panjang. Secara tidak langsung, bupati menilai langkah ini dapat menjadi peluang usaha baru bagi warga sekaligus membantu menyetabilkan harga saat musim panen besar.
Sebagai bentuk contoh nyata, Rizky bahkan menunjukkan langsung cara mengolah daging durian menjadi lompuk kepada anak-anak Pramuka di rumah jabatan bupati.
Kegiatan itu disambut antusias, sekaligus menjadi upaya mengenalkan sejak dini potensi olahan pangan lokal yang bisa menjadi sumber ekonomi kreatif masyarakat Lamandau.(bib)
Page: 1 2
Peresmian Puskesmas Menteng dan tiga Pustu di Palangka Raya sempat terganggu akibat pemadaman listrik dan…
Kanwil Kementerian Hukum Kalteng meraih enam penghargaan IKPA Sempurna Triwulan I Tahun 2026.
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Erick Thohir, menggelar pertemuan koordinasi dengan Gubernur DKI Jakarta…
Kepala Disdik Kalteng Muhammad Reza Prabowo menegaskan bahwa proses penerimaan peserta didik baru harus berjalan…
Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Arif M Norkim berharap Pemerintah Kota Palangka Raya…
Pemerintah Kabupaten Lamandau secara resmi menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas diselenggarakannya Musabaqah Tilawatil Qur'an…