
Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, saat bertindak sebagai Inspektur Upacara, berlangsung di halaman Bupati setempat, Senin sore (17/8). (FOTO: BIB/PROKALTENG.CO)
NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra memimpin upacara penurunan bendera Merah Putih dalam rangka HUT ke-81 Republik Indonesia di Halaman Kantor Bupati Lamandau, Senin (17/8/2026).
Prosesi senja itu dihadiri langsung Wakil Bupati Lamandau, Abdul Hamid, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lamandau.
Kehadiran para tokoh daerah ini menambah kekhidmatan momen bersejarah dalam peringatan hari kemerdekaan.
Peserta upacara terdiri dari berbagai elemen masyarakat dan instansi daerah, mulai dari personel TNI, Polri, Brimob, Aparatur Sipil Negara (ASN), hingga barisan pelajar dan organisasi pemuda.
Seluruh peserta berbaris rapi mengiang jalannya prosesi penurunan Sang Saka Merah Putih dengan penuh semangat nasionalisme.
Dalam kesempatan tersebut, bupati menekankan pentingnya menjaga persatuan dan gotong royong untuk mendukung pembangunan daerah.
“Saya menegaskan pentingnya menjaga kebersamaan dan kerja keras seluruh elemen masyarakat dalam mengisi kemerdekaan yang telah diraih,” katanya.
Lebih lanjut, Rizky Aditya Putra menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia, purna tugas, dan khususnya para anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Lamandau.
Menurutnya, dedikasi dan kedisiplinan yang ditunjukkan para pelajar pilihan tersebut berhasil menyukseskan jalannya pengibaran hingga penurunan bendera.
Bupati juga mengimbau, seluruh masyarakat Kabupaten Lamandau untuk terus memelihara semangat persatuan dan gotong royong dalam mendukung pembangunan daerah.
Page: 1 2
Sidang arisan fiktif di Nanga Bulik mengungkap kerugian 15 korban yang mencapai Rp673 juta.
AKP EB dicopot dari jabatan Kanitreskrim Polsek Pahandut usai insiden penyerangan Kasatlantas Polresta Palangka Raya.
KPK mengamankan 14 orang dalam OTT Rektor Unsoed dan menyita uang ratusan juta terkait dugaan…
OTT KPK di Unsoed mengungkap dugaan tarif ratusan juta rupiah untuk masuk Fakultas Kedokteran.
Kabut asap menyelimuti Palangka Raya, namun warga tetap berolahraga demi menjaga kebugaran.
Ikan melimpah belum menjamin kesejahteraan nelayan Baun Bango. UPR hadir membantu mengolah hasil tangkapan menjadi…