
Upacara HUT Ke 81 RI di Sampit.(Miftah/KPG)
SAMPIT, PROKALTENG.CO – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor mengingatkan bahwa perjuangan menjaga kemerdekaan saat ini tidak lagi dilakukan dengan mengangkat senjata.
Menurutnya, tugas generasi sekarang adalah mengisi kemerdekaan melalui pembangunan, pelayanan publik, menjaga persatuan hingga melindungi lingkungan.
Pesan tersebut disampaikan Halikinnor dalam pidatonya pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) di Stadion 29 Nopember Sampit, Senin, (17/8/2026).
Ia menegaskan, kemerdekaan yang diwariskan para pahlawan harus dipandang sebagai amanah yang wajib dijaga dan dilanjutkan melalui kerja nyata.
“Perjuangan kita hari ini bukan lagi mengangkat senjata, tetapi mengisi kemerdekaan dengan kerja nyata. Membangun, memberikan pelayanan terbaik, menjaga persatuan, melindungi lingkungan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, pembangunan daerah membutuhkan situasi yang aman dan kondusif.
Karena itu, ia memberikan apresiasi kepada jajaran TNI, Polri, Satpol PP, camat, lurah, kepala desa, ketua RW, ketua RT, serta masyarakat yang selama ini turut menjaga keamanan dan ketertiban di Kotim.
Halikinnor juga mengajak masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang berpotensi memecah persatuan. Setiap persoalan, kata dia, sebaiknya diselesaikan melalui musyawarah.
“Mari kita cegah konflik, selesaikan persoalan dengan musyawarah, dan jangan mudah terprovokasi oleh informasi yang dapat memecah persatuan,” katanya.
Di sisi lain, Halikinnor mengakui pekerjaan pembangunan di Kotim masih panjang. Infrastruktur, pendidikan, kesehatan, perekonomian masyarakat dan kesempatan bagi generasi muda masih menjadi pekerjaan yang harus terus dilakukan.
Sidang arisan fiktif di Nanga Bulik mengungkap kerugian 15 korban yang mencapai Rp673 juta.
AKP EB dicopot dari jabatan Kanitreskrim Polsek Pahandut usai insiden penyerangan Kasatlantas Polresta Palangka Raya.
KPK mengamankan 14 orang dalam OTT Rektor Unsoed dan menyita uang ratusan juta terkait dugaan…
OTT KPK di Unsoed mengungkap dugaan tarif ratusan juta rupiah untuk masuk Fakultas Kedokteran.
Kabut asap menyelimuti Palangka Raya, namun warga tetap berolahraga demi menjaga kebugaran.
Ikan melimpah belum menjamin kesejahteraan nelayan Baun Bango. UPR hadir membantu mengolah hasil tangkapan menjadi…