Kemandirian energi akan memperkuat daya saing industri nasional sekaligus menciptakan peluang investasi baru yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi jangka panjang.
Ketiga agenda tersebut sejatinya tidak berdiri sendiri. Hilirisasi membutuhkan pasokan energi yang andal dan berkelanjutan.
Sementara sektor pangan memerlukan dukungan industri pengolahan dan infrastruktur energi yang memadai agar produktivitas meningkat.
Sinergi ketiganya akan menghasilkan efek berganda (multiplier effect) yang besar bagi perekonomian nasional, mulai dari peningkatan investasi, penciptaan lapangan kerja, penguatan ekspor, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Indonesia memiliki modal besar berupa sumber daya alam yang melimpah, jumlah penduduk usia produktif yang tinggi, serta posisi strategis dalam perekonomian global. Tantangan yang tersisa adalah memastikan konsistensi kebijakan, penguatan tata kelola, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Jika hilirisasi, swasembada pangan, dan kemandirian energi mampu dijalankan secara terintegrasi, maka ketiganya akan menjadi fondasi kokoh bagi terwujudnya Indonesia Emas 2045—Indonesia yang maju, mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan.
*)Penulis adalah Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Palangka Raya dan Ketua Dewan Pengarah ISEI Cabang Palangka Raya untuk Wilayah Provinsi Kalimantan Tengah.
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali meluas dan melahap puluhan hektare lahan di wilayah Kabupaten…
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Utara Naruk Saritani mengimbau kepada seluruh masyarakat…
Pemerintah Kabupaten Barito Utara, menggelar kunjungan kerja kaji tiru ke Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa…
Pemerintah Kabupaten Barito Utara bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) menggelar Rapat Paripurna IV dengan…
Aliansi masyarakat yang tergabung dalam Gerakan Palangka Raya Gelap (GPG) kembali menggelar aksi unjuk rasa…
Kemarau masih melanda Kota Bogor. Menjaga kestabilan suhu tubuh, di kondisi tersebut jadi hal yang tidak bole dilupakan,…