Swasembada pangan menjadi agenda penting karena berkaitan langsung dengan stabilitas sosial dan ekonomi.
Ketergantungan pada impor pangan dapat meningkatkan kerentanan terhadap gejolak harga internasional, perubahan iklim, maupun gangguan rantai pasok global.
Pengalaman pandemi Covid-19 serta berbagai konflik geopolitik dunia menunjukkan bahwa negara-negara cenderung mengutamakan kebutuhan domestiknya ketika terjadi krisis.
Karena itu, peningkatan produktivitas pertanian melalui modernisasi teknologi, pembangunan infrastruktur irigasi, penguatan kelembagaan petani, serta pengembangan industri pengolahan hasil pertanian harus menjadi prioritas.
Swasembada pangan tidak hanya berarti mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri secara kuantitas, tetapi juga menciptakan sistem pangan yang efisien, berkelanjutan, dan mampu meningkatkan kesejahteraan petani.
Di sisi lain, kemandirian energi merupakan syarat utama bagi keberlanjutan pembangunan ekonomi.
Pertumbuhan industri, transportasi, dan aktivitas ekonomi akan terus meningkatkan kebutuhan energi nasional.
Ketergantungan yang tinggi terhadap energi fosil impor berpotensi menimbulkan tekanan terhadap neraca perdagangan dan stabilitas nilai tukar rupiah.
Indonesia sesungguhnya memiliki potensi besar dalam pengembangan energi terbarukan, mulai dari tenaga surya, air, panas bumi, biomassa, hingga energi angin.
Pemanfaatan sumber energi domestik tidak hanya mengurangi ketergantungan impor, tetapi juga mendukung komitmen menuju pembangunan rendah karbon.
Honda Racing Indonesia mulai musim balap 2026 dengan penampilan sempurna pada Kejurnas Balap Mobil Round…
Kabar kemunculan kuyang menghebohkan warga Desa Kayu Bawang, Handil Halabiu, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, dalam beberapa…
Pengadaan motor listrik Makan Bergizi Gratis (MBG) masih jadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat. Terlebih,…
Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Moh Zaki Ubaidillah menelan kekalahan di babak semifinal Australian Open…
Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Subandi, mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Palangka Raya yang menggelar silaturahmi…
Pipit Setyorini secara resmi dipercaya oleh Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk…