Ya, kebutuhan pokok masyarakat harganya semakin melambung tinggi. Produk seperti minyak goreng, tepung, kedelai, gula hingga bahan bakar dapat mengalami kenaikan harga secara bertahap.
Mirisnya yang paling terkena dampaknya adalah masyarakat menengah ke bawah. Itu terlihat dari daya beli mereka yang menurun.
Mereka lebih memilih mengurangi penggunaan hingga mencari alternatif lain.
Oleh karena itu, pemerintah perlu memperkuat produksi dalam negeri dan mengurangi ketergantungan impor agar Indonesia lebih tahan terhadap gejolak ekonomi global.
Masyarakat juga perlu lebih bijak dalam mengatur pengeluaran. Termasuk mendukung produk lokal dengan mengurangi pembelian barang luar negeri. Itu semata-mata untuk membantu menjaga stabilitas ekonomi nasional.
Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka meninjau SDN 02 Petuk Katimpun, Kota Palangka Raya, Kamis…
Kebakaran dengan korban meninggal satu orang balita laki-laki berusia 3 tahun. Sementara, satu anak perempuan berusia…
Barcelona mengawali kiprah di fase liga Liga Champions 2026/27 dengan kemenangan meyakinkan. Blaugrana menghancurkan Feyenoord dengan skor…
Iklan yang tiba-tiba muncul di HP Android bisa mengganggu aktivitas, terutama ketika sedang membuka aplikasi,…
Feedback penilaian kompetensi didorong menjadi dasar pengembangan karier dan kinerja pegawai.
Kementerian P2MI menggandeng Universitas Cenderawasih, Universitas Esa Unggul, MNC University, dan AIPNI untuk membangun ekosistem…