Ya, kebutuhan pokok masyarakat harganya semakin melambung tinggi. Produk seperti minyak goreng, tepung, kedelai, gula hingga bahan bakar dapat mengalami kenaikan harga secara bertahap.
Mirisnya yang paling terkena dampaknya adalah masyarakat menengah ke bawah. Itu terlihat dari daya beli mereka yang menurun.
Mereka lebih memilih mengurangi penggunaan hingga mencari alternatif lain.
Oleh karena itu, pemerintah perlu memperkuat produksi dalam negeri dan mengurangi ketergantungan impor agar Indonesia lebih tahan terhadap gejolak ekonomi global.
Masyarakat juga perlu lebih bijak dalam mengatur pengeluaran. Termasuk mendukung produk lokal dengan mengurangi pembelian barang luar negeri. Itu semata-mata untuk membantu menjaga stabilitas ekonomi nasional.
Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kalteng yang dinakhodai H. Edy Pratowo. Mengundang para ketua Induk…
Pemerintah kembali menyalurkan berbagai program bantuan sosial kepada masyarakat pada Juni. Penyaluran ini ditujukan untuk…
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Palangka Raya, Emi Abriyani, menyampaikan permohonan maaf kepada pihak…
Komisaris PT. Yasa Artha Trimanunggal (YAT) bernama Andri Mulyono (AM) sudah ditetapkan sebagai tersangka ke-5…
Ganda putra Indonesia Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, susah payah lolos ke Australia Open…
Timnas Indonesia U-19 menang tipis 1-0 atas Kamboja U-19 dalam pertandingan perebutan tempat ketiga Piala…