Untuk mendukung target tersebut, pemerintah juga menyiapkan pelatihan kompetensi teknis, bahasa, hingga sertifikasi bagi calon pekerja migran agar memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja global.
“Kami tidak hanya mencari pasar, tetapi juga menyiapkan pekerjanya melalui pelatihan kompetensi, bahasa, dan sertifikasi,” terangnya.
Wamen Christina menambahkan, Yordania menjadi satu pasar yang bisa dijajaki lebih lanjut, apalagi dengan keberadaan Atase Ketenagakerjaan Kementerian P2MI di KBRI Amman.(tim)
Page: 1 2
Rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Kapuas terus dikebut. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas kini fokus…
Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah musim kemarau menjadi perhatian Anggota DPRD Kabupaten…
TEP 2026 diterjunkan untuk riset dan pendampingan masyarakat di kawasan transmigrasi.
Kabut asap akibat karhutla memicu keprihatinan. Ratusan siswa dan guru SMKN 2 Nanga Bulik bersatu…
Warga Palangka Raya mengusulkan penguatan fasilitas kesehatan, mulai pembangunan Pustu di Jalan Tampung Penyang II…
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Utara, Jiham Nur, menyatakan komitmen kuatnya untuk…