Dalam operasi penyelaman, Basarnas mendapat dukungan dua tim TNI AL yang berasal dari Komando Pasukan Katak (Kopaska) dan Batalyon Intai Amfibi (Taifib). Personel bekerja secara bergantian.
Meski pencarian terkonsentrasi di sekitar bangkai kapal, penyisiran di permukaan tetap dilakukan di luar lokasi tersebut.
Langkah itu dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan korban terbawa arus atau gelombang menjauh dari lokasi tenggelamnya KM Virgo Transport 8.
Paket hingga KTP Ditemukan
Selain mengevakuasi tiga korban, tim di lapangan menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan penumpang maupun muatan KM Virgo Transport 8.
Temuan tersebut antara lain paket serta barang pribadi seperti KTP dan dompet.
Barang-barang itu diserahkan kepada Basarnas untuk kemudian diteruskan kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).
Temuan tersebut akan menjadi bagian dari data pendukung dalam proses penyelidikan kecelakaan KM Virgo Transport 8.
Sementara itu, operasi pencarian terhadap korban yang belum ditemukan terus dilakukan. Data hasil pengamatan ROV akan dikombinasikan dengan hasil penyelaman dan pencarian permukaan untuk menentukan langkah operasi berikutnya, termasuk persiapan pengangkatan bangkai kapal. (jpg)
Kemenkum Kalteng dampingi UMKM Lamandau lindungi potensi Kekayaan Intelektual.
Tim bulu tangkis beregu putri Indonesia berhasil melaju ke babak semifinal Asian games 2026. Kepastian…
13 lagu karya Lamandau resmi tercatat dan mendapat pelindungan Hak Cipta.
BNPB mengerahkan tujuh armada udara berupa pesawat modifikasi cuaca dan helikopter water bombing untuk mempercepat…
Kunjungan pasien ISPA di Nanga Bulik, Kabupaten Lamandau, melonjak hingga menembus 383 orang dalam kurun…
BNPB memindahkan armada pesawat Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) ke Pangkalan Bun demi mendatangkan hujan buatan…