“Kami berharap KBRI terus hadir memberikan pendampingan kepada pekerja migran yang menghadapi persoalan hukum. Pelindungan harus kita lakukan secara menyeluruh, termasuk memastikan mereka mendapatkan akses terhadap bantuan dan proses hukum yang diperlukan,” ujar Christina.
Memperkuat koordinasi di lapangan, tambahnya, Kementerian P2MI untuk pertama kalinya akan menempatkan staf teknis ketenagakerjaan di KBRI Singapura.
“Kami mohon dukungan Bapak Dubes dan seluruh jajaran KBRI Singapura agar staf teknis ketenagakerjaan kami nantinya dapat bersinergi dengan baik. Harapannya, kehadiran ini semakin memperkuat pelayanan dan pelindungan bagi PMI di Singapura,” imbuh Christina Aryani.(tim)
Page: 1 2
Aliansi Gerakan Pemuda mendesak Presiden Prabowo mencopot Menteri Kehutanan terkait karhutla yang terus berulang di…
Pebulutanglis putri Thailand Pitchamon Opatniputh menjadi atlet pertama Asian Games Aichi-Nagoya 2026 yang terkena kasus…
Tiga Raperbup Barito Timur dan Sukamara menjalani harmonisasi bersama Kanwil Kemenkum Kalteng.
Kemenkum Kalteng dorong penguatan regulasi dan optimalisasi pajak daerah Gunung Mas.
Harga Oxycan sempat mencapai Rp85 ribu, sementara stok KN95 kosong.
Marselino Ferdinan resmi bergabung dengan Persija Jakarta menjelang penutupan bursa transfer awal musim Super League…