Sementara itu, netizen pun turut bereaksi. Salah satunya @marzuki*** yang mengajak masyarakat untuk membayar pajak dengan nada sarkasme.
“Yuuukkkk bayar pajak tuk menggaji mereka para ASN, karena para ASN kebutuhannya sangat banyak. Walau ada oknum yg kerjanya datang absen lalu pergi ngopi lalu datang lagi tuk absen pulang. Gaji gede minim prestasi,” ungkapnya.
Bahkan, ada netizen yang menyadari bahwa konten ini hanyalah sarkas. Hanya saja, eksekusi yang kurang mengakibatkan banyak orang menganggap konten flexing.
“Niat mau sarkas tapi eksekusi nya kureng, orang nangkepnya malah flexing. Sebetulnya dia itu nyindir orang orang yang nyangka gaji ke 13 jumlahnya luar biasa gede. Faktanya gaji ke 13 ga sebesar itu. Boro boro buat ngelakuin hal yg disebut, buat nutup kebutuhan pokok aja pas-pasan,” ungkap @meninorient. (jpg)
Page: 1 2
Seorang penjual angkringan di Kobar mengalami luka bakar hingga 80 persen setelah diduga disiram BBM…
Malam puncak dan penutupan Sumber Mulya Fest 2026 berlangsung meriah. Sebanyak 7.000 lampion diterbangkan ke…
Pernahkah Anda merasa seperti berada di frekuensi yang berbeda dibandingkan orang-orang di sekitar Anda? Meski…
Tidak semua perilaku toxic terlihat jelas. Sebagian justru hadir dalam bentuk kebiasaan kecil yang tampak…
Bhayangkara FC dikabarkan semakin dekat mencapai kesepakatan dengan Mauricio Souza untuk mengisi posisi pelatih kepala…
Harga emas Antam mengalami penurunan dalam beberapa hari terakhir. Berdasarkan laman resmi Pegadaian, harga emas…