Categories: Nasional

Lunasi Kontribusi, Prototipe Jet Tempur KF-21 Boramae Segera Tiba di Indonesia

PROKALTENG.CO-Kerja sama strategis Indonesia dan Korea Selatan dalam pengembangan pesawat tempur generasi 4,5 memasuki babak baru. Setelah lebih dari satu dekade berjalan, Pemerintah Indonesia dipastikan telah melunasi kewajiban kontribusi pendanaan dalam proyek pengembangan jet tempur KF-21 Boramae. Dengan selesainya pembayaran tersebut, satu unit pesawat prototipe KF-21 dijadwalkan segera diserahkan kepada Indonesia.

Kabar tersebut disampaikan Duta Besar Republik Indonesia untuk Korea Selatan, Cecep Herawan, dalam forum Indonesian Next-Generation Journalist Network yang digelar Korea Foundation bersama Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) di Kedutaan Besar RI di Seoul, Selasa (10/6/2026).

Menurut Cecep, pengembangan bersama KF-21 yang dimulai sejak 2015 telah resmi mencapai tahap akhir pada Juni 2026. Indonesia kini bersiap memasuki fase berikutnya, yakni pemanfaatan hasil kerja sama yang selama ini menyita perhatian publik karena sempat mengalami berbagai dinamika pendanaan.

“Prototipe dari enam pesawat KF-21 itu sudah disepakati dan akan diserahkan ke Indonesia. Dari enam prototipe, satu unit akan diserahkan. Mudah-mudahan dalam waktu dekat dapat direalisasikan,” ujar Cecep.

Tonggak Penting Industri Pertahanan Nasional

Penyerahan prototipe tersebut menjadi tonggak penting bagi penguatan industri pertahanan Indonesia. Sebab, proyek KF-21 bukan sekadar transaksi pembelian alutsista, melainkan skema pengembangan bersama yang melibatkan transfer teknologi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga peluang keterlibatan industri pertahanan nasional.

Indonesia diketahui bergabung dalam proyek ini sebagai mitra pengembangan melalui PT Dirgantara Indonesia. Awalnya, Indonesia berkomitmen menanggung sekitar 20 persen biaya pengembangan yang nilainya mencapai sekitar 8,1 triliun won Korea Selatan.

Meski sempat mengalami penyesuaian skema pembayaran, kedua negara akhirnya mencapai kesepakatan baru sehingga kerja sama dapat terus berjalan hingga tahap penyelesaian prototipe.

“Kami menyerahkan sepenuhnya keputusan tahap berikutnya kepada para pengambil kebijakan di Indonesia terkait pemanfaatan hasil pengembangan ini,” kata Cecep.

Page: 1 2 3

Hendry Priyatmoko

Recent Posts

Bukan Sekadar Wangi, Parfum Lokal Kini Jadi Gaya Hidup Anak Muda Palangka Raya

Tren parfum semakin digemari anak muda Palangka Raya. Parfum lokal menjadi pilihan karena menawarkan aroma…

4 hours ago

Jangan Tunggu Mental Terpuruk, Biro SDM Polda Kalteng Buka Konsultasi Psikologi Gratis di CFD

Biro SDM Polda Kalteng menghadirkan konsultasi psikologi gratis di CFD Palangka Raya untuk membantu masyarakat…

5 hours ago

Kalahkan Huma Betang dengan 9 Pemain, Persemar Banjar Martapura Juara Piala Pangdam Cup TB XXII

Persemar Banjar Martapura mengukuhkan gelar juara Piala Pangdam Cup TB XXII. Tim asal Kalimantan Selatan…

15 hours ago

Kampus Indonesia Kini Mulai Buka Jurusan AI, Tak Sekadar Mata Kuliah

Kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) punya posisi baru dalam pendidikan tinggi Indonesia. Kini, perguruan tinggi di…

16 hours ago

Ketum PSSI Didesak Mundur Usai Timnas Gagal di Piala AFF, Taktik John Herdman Tuai Kritikan

Politisi dan jurnalis senior Akbar Faizal menyoroti kegagalan Timnas Indonesia melaju ke semifinal Piala AFF.…

17 hours ago

Dina Ajak Warga Perkuat Sinergi Membangun Daerah

Hari Jadi ke-24 Kabupaten Murung Raya menjadi momentum untuk mempererat persatuan dan memperkuat sinergi seluruh…

17 hours ago