Hubungan Panjang Indonesia-Korea Selatan
Kerja sama pertahanan Indonesia dan Korea Selatan sebenarnya telah berlangsung selama puluhan tahun.
Indonesia tercatat menjadi salah satu pelanggan awal industri pertahanan Korea Selatan sejak 1979. Beberapa bentuk kerja sama yang telah terjalin antara lain:
Pengadaan pesawat latih KT-1 Woongbi pada 2003 yang kini digunakan Tim Jupiter TNI AU.
Kerja sama pengadaan kapal selam sejak 2011.
Pengembangan bersama jet tempur KF-21 sejak pertengahan dekade 2010-an.
Ketua Asosiasi Persahabatan Anggota Parlemen Korea Selatan-Indonesia, Kim Gi-hyeon, menilai hubungan kedua negara di bidang pertahanan memiliki prospek besar.
Ia menyebut produk pertahanan Korea Selatan telah terbukti kompetitif secara teknologi, namun tetap efisien dari sisi biaya.
“Saya percaya kerja sama dengan Korea Selatan akan sangat bermanfaat bagi Indonesia, baik dari sisi teknologi maupun pengembangan sumber daya manusia,” katanya.
Dengan rampungnya fase pengembangan KF-21 dan kesiapan penyerahan prototipe kepada Indonesia, proyek yang sempat menjadi sorotan itu kini memasuki babak baru. Bukan hanya memperkuat postur pertahanan nasional, tetapi juga membuka peluang besar bagi kemajuan industri strategis dalam negeri melalui alih teknologi dan peningkatan kapasitas SDM. (jpg)
Video jalan berlumpur menuju Desa Tumbang Kalang viral di media sosial. Warga berharap pemerintah segera…
Hilirisasi industri, swasembada pangan, dan kemandirian energi menjadi tiga pilar utama menuju Indonesia Emas 2045.
Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Arif M. Norkim. Mengimbau masyarakat untuk lebih disiplin…
DPRD Kota Palangka Raya. Meminta pemerintah daerah. Melalui instansi terkait untuk memperhatikan kebutuhan penerangan jalan…
Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kabupaten Lamandau yang baru, Herlianto. Memberikan imbauan tegas kepada seluruh…
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lamandau, Herianto. Menghadiri perayaan Hari Jadi (Anniversary) ke-13…