Menteri Mukhtarudin menilai pola pelayanan terpadu seperti itu penting untuk membangun kepercayaan masyarakat sekaligus memastikan setiap persoalan WNI dan Pekerja Migran Indonesia memiliki jalur penyelesaian yang jelas.
“Pemerintah hadir ketika masyarakat membutuhkan pelayanan dan pelindungan. Tidak boleh ada WNI, termasuk Pekerja Migran Indonesia, yang merasa menghadapi persoalannya sendirian,” imbuhnya.
Menteri Mukhtarudin berharap penguatan koordinasi lintas kementerian dan lembaga tersebut dapat terus dikembangkan di negara-negara penempatan PMI lainnya, sehingga pelindungan terhadap pekerja migran Indonesia semakin komprehensif.
“Jadi, Negara selalu hadir dari sebelum berangkat, selama bekerja, hingga setelah kembali ke Tanah Air,” pungkas Menteri P2MI Mukhtarudin.
Kepastian Kewarganegaraan Bagian dari Pelindungan WNI
Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menegaskan pemerintah berkewajiban memberikan kepastian hukum kepada setiap warga negara Indonesia, termasuk WNI yang berada di luar negeri dan menghadapi persoalan dokumen maupun status kewarganegaraan.
Menurut Supratman, penegasan status kewarganegaraan merupakan bagian penting dari kehadiran negara dalam memastikan hak-hak warga negara tetap terlindungi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Negara harus hadir memberikan kepastian hukum kepada setiap warga negara. Melalui penegasan status kewarganegaraan, pemerintah memastikan masyarakat memperoleh kejelasan mengenai status hukumnya sebagai warga negara Indonesia,” ujar Supratman.
Ia mengatakan persoalan kewarganegaraan yang dihadapi WNI di luar negeri membutuhkan penanganan yang terkoordinasi, mengingat persoalan tersebut dapat berkaitan dengan dokumen kependudukan, keimigrasian, maupun perlindungan warga negara.
Karena itu, Kementerian Hukum terus memperkuat koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait serta Perwakilan RI di luar negeri agar pelayanan kepada masyarakat dapat dilakukan secara terpadu.
Eka Riani ditemukan meninggal dunia sekitar 1 kilometer dari lokasi perkiraan awal tenggelam.
Perumda Tirta Lamandau masih menunggu hasil uji sampel air Sungai Lamandau.
Relawan karhutla Palangka Raya menghadapi asap pekat dan risiko kesehatan. ERP turun membawa 100 paket…
Kodam XXII/Tambun Bungai mengerahkan 149 armada dan hampir 100 sumur bor untuk mempercepat penanganan Karhutla…
Pangdam XXII/Tambun Bungai buka suara soal belum dikerahkannya pesawat pemadam Jepang ke Kalteng. Menurutnya, penanganan…
MotoGP resmi mengumumkan jadwal tes pramusim 2027 yang mengalami pemangkasan durasi. Yakni, dari tiga hari…