Namun, di balik usahanya yang sederhana, Saini menyimpan kekhawatiran akan hilangnya budaya membuat mandau di masa depan. Minimnya minat penerus muda membuat jumlah pengrajin tradisional semakin berkurang dari tahun ke tahun.
“Sekarang sudah jarang anak muda yang mau belajar. Padahal ini budaya kita sendiri,” ujarnya.
Saini berharap pemerintah dapat memberikan perhatian lebih kepada para pengrajin tradisional daerah, baik melalui promosi budaya, pelibatan dalam pameran, maupun bantuan pengembangan usaha.
“Harapan saya budaya ini jangan sampai hilang. Mudah-mudahan ada anak muda yang mau belajar, dan pemerintah juga bisa membantu memperkenalkan karya-karya budaya daerah,” ungkapnya.
Nah, bagi masyarakat yang ingin memesan mandau atau hasil kerajinan lainnya, dapat menghubungi M. Saini melalui nomor 0857-5415-7941. Dengan membeli karya pengrajin lokal, selain bisa mendapatkan hasil karya seni tradisional khas Dayak, juga dapat membantu menjaga warisan budaya di Tanah Borneo ini tidak lekang oleh waktu.(*)
Page: 1 2
Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda melantik Damang Kepala Adat se-Kabupaten Seruyan dan mengukuhkan Ketua DAD Kecamatan.
Anggota DPRD Murung Raya dari Fraksi PDIP Fredrich Dominggus Yoga memberikan apresiasi terhadap Pemerintah Kabupaten…
Sebanyak 60 pegawai Kanwil Kemenkum Kalteng mengikuti Penilaian Kompetensi 2026 untuk memetakan potensi dan kompetensi…
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya. Mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak…
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Mencatat sebagian wilayah Kalimantan Tengah mulai memasuki musim kemarau…
Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Subandi. Mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026…