Ia juga mengaku tidak mengenal orang-orang dari Hanania secara pribadi, karena semua koordinasi dilakukan melalui stasiun televisi yang mengundangnya.
Saat menjawab pertanyaan tentang kemungkinan menerima dana dari Hanania Group, Paula menegaskan bahwa semua interaksinya hanya dengan pihak program televisi. “Saya berurusan dengan program TV. Jadi semua kerja sama di TV,” ucap Paula dikutip dari detikhot.
Pemeriksaan Paula Verhoeven dan Praz Teguh merupakan bagian dari proses penyelidikan terkait dugaan penipuan dan penggelapan dana perjalanan umrah yang melibatkan Hanania Group.
Polda Metro Jaya telah menetapkan Ahmad Syah Farhan atau ASF, pemilik Hanania Travel, sebagai tersangka dalam dugaan penggelapan dana jemaah umrah ini.
Sampai 8 Juni 2026, terdapat 687 orang yang telah melapor di posko pengaduan yang dibuka oleh Polda Metro Jaya tentang kasus ini.
Pihak kepolisian juga menginformasikan bahwa influencer lainnya akan diperiksa pada hari Jumat, 12 Juni 2026, setelah Praz Teguh dan Paula Verhoeven.
Kedua figur publik tersebut secara kooperatif memenuhi undangan untuk dimintai keterangan mengenai perkara ini. Dalam proses pemeriksaan, Paula dan Praz juga menunjukkan bukti kontrak serta foto-foto sebagai bagian dari materi penyelidikan.
Kasus penipuan umrah oleh Hanania Travel ini menyebabkan kerugian besar bagi para jemaahnya.
PT SKS Listrik Kalimantan menyelesaikan perbaikan PLTU Kalteng-1 sesuai target. Pembangkit kembali tersinkron ke jaringan…
Menteri Hukum RI, Supratman Andi Agtas, mendorong Rencana Induk Kekayaan Intelektual (KI) Nasional 2027–2036 menjadi…
Keluarga Besar Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Kalteng berduka atas wafatnya Kepala Bagian Tata Usaha…
Era baru resmi dimulai bagi klub promosi Super League 2026/2027. Adhyaksa FC kini berganti identitas menjadi…
Kementerian P2MI meluncurkan Asta Mandala SMK Go Global sebagai strategi mencetak pekerja migran berkompetensi tinggi…
Kabar baik bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di berbagai daerah. Kementerian Sosial merilis daftar wilayah…