“Jangan sampai kekayaan alam yang kita miliki hanya menghasilkan nilai ekonomi sesaat. Harus ada keberlanjutan, manfaat bagi daerah, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah pengelolaan SDA,” tegasnya.
Ia juga berharap pemerintah daerah terus memperkuat hilirisasi komoditas unggulan Kalteng.
Dengan pengolahan hasil produksi di dalam daerah, nilai tambah ekonomi dapat lebih banyak dinikmati masyarakat dan pemerintah daerah.
Kamayanti menambahkan, sinergi antara pemerintah, DPRD, dunia usaha, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya menjadi kunci dalam mewujudkan perekonomian Kalteng yang lebih kuat.
“Semangat kemerdekaan harus kita terjemahkan menjadi kerja nyata. Ekonomi tumbuh, SDA terjaga, investasi berkembang, dan yang paling penting masyarakat Kalteng semakin sejahtera,” pungkasnya.(hfz)
Page: 1 2
Keterbatasan sumber air menjadi kendala pemadaman karhutla di Kalteng. Pemerintah menyiapkan penambahan sumur bor dan…
Tabrakan frontal di Jalan Tjilik Riwut Km 18 menewaskan tiga orang, termasuk pengemudi mobil yang…
Palangka Raya Community Battle berlangsung meriah dengan antusiasme warga mengikuti beragam perlombaan untuk memeriahkan HUT…
BPBD Lamandau memperketat kewaspadaan setelah 10 hektare lahan terbakar. Tim gabungan masih melakukan pendinginan untuk…
Antrean BBM di Lamandau mulai terurai. Polisi memperketat pengawasan dan siap menindak pengetap maupun penimbun…
Job Fair Kalteng 2026 akan membuka ribuan peluang kerja dari berbagai sektor, mulai perkebunan, pertambangan…