Berbagai langkah sederhana, lanjutnya, dapat memberikan dampak besar apabila dilakukan secara konsisten, seperti membuang sampah pada tempatnya, menjaga kawasan hijau, mengurangi pencemaran, menghemat penggunaan sumber daya alam, serta mendukung berbagai program pelestarian lingkungan.
Maryani mengingatkan Kalteng memiliki kekayaan alam berupa hutan tropis, lahan gambut, dan keanekaragaman hayati yang menjadi aset strategis bagi pembangunan. Karena itu, pemanfaatannya harus dilakukan secara bijaksana agar tetap dapat dinikmati generasi mendatang.
“Kalau alam tetap terjaga, masyarakat juga yang akan menikmati manfaatnya. Karena itu, kepedulian terhadap lingkungan harus menjadi budaya yang terus ditanamkan, bukan hanya dilakukan sesaat ketika ada kegiatan tertentu,” tegasnya.
Ia optimistis pembangunan di Kalteng dapat terus berjalan tanpa mengorbankan kelestarian alam apabila seluruh pihak memiliki komitmen yang sama dalam menjaga lingkungan.
“Kalau semua pihak memiliki kepedulian yang sama, saya yakin pembangunan daerah bisa terus berjalan tanpa mengorbankan kelestarian alam. Itu yang harus kita jaga bersama demi masa depan Kalteng yang lebih baik,” pungkasnya. (zia/kpg)
Page: 1 2
PERWOSI bersama Pemko Palangka Raya menggelar senam bersama untuk memperingati HUT Pemko, HUT Kota Palangka…
Selama empat musim bermain di Liga Indonesia, ada satu venue yang membuat Alex Martins takjub,…
KPK membenarkan OTT terhadap Bupati Sukoharjo Etik Suryani di Jawa Tengah. Pemeriksaan masih berlangsung di…
Pengamat Sosial Ekonomi dan Keagamaan, Anwar Abbas, mendorong pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dapat…
Generasi Z, yaitu kelompok yang lahir antara tahun 1997 hingga 2012, tumbuh di tengah perkembangan…
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) MPR RI, Ma'ruf Cahyono, pada…