Lebih lanjut, dia menyoroti sebuah ironi dalam tata kelola keuangan negara saat ini. Di satu sisi, Kalteng memiliki sumber daya alam dan potensi tambang yang melimpah ruah.
“Kita bisa lihat, 80 persen pendapatan negara kita bertumpu pada pajak dari masyarakat. Kalau kita bandingkan dengan negara tetangga seperti Malaysia atau Brunei, kita masih sangat jauh,”ujarnya.
Namun di sisi lain, Muhajirin juga mengkritisi sumbangsih sektor tersebut terhadap pembangunan yang dinilai masih tertinggal jika dibandingkan dengan negara tetangga. Akibatnya, beban pembangunan infrastruktur dan operasional pemerintahan terus bertumpu pada pajak rakyat.
Kapolda Kalteng mengungkap detik-detik sembilan anggota Polri selamat dari amukan massa bersenjata saat penggerebekan bandar…
Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Mantangai menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Kapuas.
Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, Fredrich Dominggus Yoga, S.H., M.H., menyampaikan bahwa dirinya menghadiri Dialog…
Pemerintah Kabupaten Murung Raya (Mura)melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) menggelar Seleksi Kepala Sekolah dan…
Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Murung Raya, Dina Maulidah, menyampaikan ucapan selamat datang kepada Kapolres…
Seorang buruh harian lepas di Lamandau divonis 11 bulan penjara setelah terbukti menggelapkan 48 janjang…