“Kami sangat mengapresiasi upaya Dinas Pendidikan yang turun langsung ke kecamatan-kecamatan untuk berdialog dengan kepala sekolah, pengawas, dan para tenaga pendidik. Dengan cara seperti ini, berbagai persoalan yang dihadapi sekolah dapat diketahui secara langsung sehingga penanganannya dapat lebih tepat sasaran,” katanya, Senin (8/6).
Ia menilai forum koordinasi tingkat kecamatan menjadi sarana penting untuk memperkuat komunikasi antara pemerintah daerah dan pihak sekolah. Wadah ini sangat efektif untuk menyampaikan kebutuhan sarana prasarana, keterbatasan tenaga pendidik, serta isu pemerataan kualitas pendidikan di wilayah pedalaman.
“Pendidikan yang berkualitas harus dapat dirasakan oleh seluruh anak-anak Barito Utara tanpa terkecuali, baik yang berada di pusat kota maupun di daerah pedalaman. Karena itu, aspirasi yang disampaikan sekolah-sekolah harus menjadi bahan evaluasi dan dasar penyusunan kebijakan pendidikan ke depan,” ujarnya.
Kabar baik bagi warga Kota Palangka Raya. Pemadaman listrik bergilir ditargetkan berakhir mulai 5 Agustus…
PLN UID Kalselteng mengungkap pemadaman listrik bergilir di Kalteng dipicu gangguan pada tiga unit pembangkit…
PLN UID Kalselteng menargetkan pemadaman listrik bergilir di Kalteng berakhir pada 5 Agustus 2026 setelah…
Wakil Ketua I Komisi I DPRD Kota Palangka Raya mengapresiasi kinerja tim gabungan dalam penanganan…
Sidang perkara narkotika di PN Nanga Bulik mengungkap terdakwa diduga menjadi kurir sabu seberat 198,44…
BPBD Kabupaten Lamandau mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena ancaman karhutla…