“Kami sangat mengapresiasi upaya Dinas Pendidikan yang turun langsung ke kecamatan-kecamatan untuk berdialog dengan kepala sekolah, pengawas, dan para tenaga pendidik. Dengan cara seperti ini, berbagai persoalan yang dihadapi sekolah dapat diketahui secara langsung sehingga penanganannya dapat lebih tepat sasaran,” katanya, Senin (8/6).
Ia menilai forum koordinasi tingkat kecamatan menjadi sarana penting untuk memperkuat komunikasi antara pemerintah daerah dan pihak sekolah. Wadah ini sangat efektif untuk menyampaikan kebutuhan sarana prasarana, keterbatasan tenaga pendidik, serta isu pemerataan kualitas pendidikan di wilayah pedalaman.
“Pendidikan yang berkualitas harus dapat dirasakan oleh seluruh anak-anak Barito Utara tanpa terkecuali, baik yang berada di pusat kota maupun di daerah pedalaman. Karena itu, aspirasi yang disampaikan sekolah-sekolah harus menjadi bahan evaluasi dan dasar penyusunan kebijakan pendidikan ke depan,” ujarnya.
Proses verifikasi administrasi pemilihan Rektor UPR periode 2026-2030 telah rampung. Empat bakal calon dinyatakan lolos…
Timnas Iran kembali menjadi sorotan menjelang Piala Dunia 2026 setelah kabar bahwa mereka akan menjadikan…
PT Pertamina (Persero), buka suara terkait dengan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax…
Wakil Ketua I Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Hap Baperdu mengapresiasi langkah Pemerintah Kota…
Bukan soal mubazir atau apalah, namun kulit buah ini sebaiknya jangan dibuang. Ini berkaitan dengan kandungan nutrisinya.
Triumph Motorcycles Indonesia melalui PT Moto World International memperluas eksistensinya di pasar roda dua premium…