Kegiatan edukasi tersebut turut dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Barito Utara, Hj Maya Savitri Shalahuddin, yang aktif turun ke lapangan mengajak pelajar membiasakan konsumsi pangan lokal. Hal itu sekaligus menegaskan komitmen daerah mengawal tumbuh kembang anak secara optimal.
Rujana pun memuji sinergi antara pemerintah, TP PKK, dan legislatif.
Menurutnya, kolaborasi tersebut sangat dibutuhkan agar pesan pembatasan konsumsi gula, garam, dan lemak berlebih bisa sampai ke tingkat keluarga.
“Apresiasi terbesar tentu kami berikan kepada Ibu Ketua TP PKK, Hj Maya Savitri, beserta seluruh tim yang konsisten mengedukasi warga. Sinergi kuat antara pihak sekolah, keluarga, dan para kader di lapangan seperti inilah yang akan mempercepat target kita menurunkan angka stunting di Barito Utara,” pungkas Rujana. (ren/kpg)
Page: 1 2
Kerajinan getah nyatu karya warga binaan Lapas Kasongan dibeli Kanwil Kemenkum untuk cenderamata resmi.
Saat karier para bintang tenis berakhir dan mereka meletakkan raket untuk terakhir kalinya, sulit untuk…
Ayam Taliwang menjadi salah satu kuliner khas Lombok yang dikenal dengan perpaduan rasa gurih, pedas,…
Soto banjar merupakan salah satu kuliner khas Kalimantan Selatan yang terkenal di Indonesia. Hidangan ini…
Aktivitas perkuliahan mahasiswa ikut terdampak akibat tebalnya kabut asap di Kota Palangka Raya. Selain mengganggu…
Hubungan antarmanusia tidak selalu berjalan sederhana. Ada kalanya seseorang memilih menyembunyikan rasa kecewa, kesal, atau…