
Pengunjung menikmati lukisan yang dipamerkan di Balai Pemuda Surabaya. (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)
PROKALTENG.CO-Istilah MBG yang belakangan ramai diperbincangkan publik mendapat tafsir berbeda dari kalangan seniman. Komunitas perupa Aksi Seniman Surabaya (ASSU) menggelar pameran bertajuk MBG di Galeri Merah Putih, Balai Pemuda Surabaya. Pameran yang berlangsung hingga 5 Juli 2026 ini sebagai media refleksi terhadap berbagai persoalan sosial.
Ketua ASSU Muit Arsa menjelaskan, MBG dalam pameran ini bukan merujuk pada Makan Bergizi Gratis, melainkan singkatan dari Melukis Bebas Guys.
Judul tersebut dipilih sebagai permainan kata yang mengandung sindiran terhadap berbagai persoalan sosial yang muncul akibat penyalahgunaan amanah oleh oknum yang diberi kepercayaan mengelola kepentingan publik.
“Melalui pameran ini kami ingin menunjukkan bahwa seni tetap menjadi ruang yang bebas untuk menyampaikan gagasan, kritik, harapan, dan refleksi. Seni tidak hadir untuk menghakimi, tetapi mengajak masyarakat berpikir lebih kritis dan bijaksana,” ujar Muit Arsa, Rabu (1/7).
Menurut dia, pameran ini juga menjadi gerakan untuk membangkitkan semangat para perupa agar terus produktif berkarya dan aktif mengikuti pameran. Dengan demikian, eksistensi seni rupa di Surabaya dapat terus berkembang sekaligus memberi kontribusi positif bagi masyarakat.
Page: 1 2
Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda. Menghadiri pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) V Partai Golkar Kabupaten Seruyan Tahun…
Dukun atau spiritualis asal Ghana, Nana Kwaku Bonsam belum lama ini memberikan pandangannya terkait pertandingan babak 32…
Sekelompok pemuda yang diduga terlibat tawuran diamankan di Dusun Karanganyar, Desa Wonokerto, Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten…
Cristiano Ronaldo menilai kemenangan 2-1 Portugal atas Kroasia pada babak 32 besar Piala Dunia 2026…
Bupati Kapuas HM Wiyatno didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas Usis I Sangkai dan Kepala Dinas…
Ketua BTN PSSI Sumardji optimistis Timnas Indonesia mampu mengakhiri puasa gelar di ASEAN Championship 2026.…