Categories: Sport

Moto3 Hungaria 2026: Terkena Long Lap Penalty, Start P9 Veda Ega Pratama Finish P16

Memasuki lap kedua, Veda masih nyaman di posisi keenam. Jarak dengan kelompok depan juga belum terlalu jauh sehingga peluang untuk bertarung memperebutkan podium masih terbuka.

Long Lap Penalty Jadi Titik Balik Balapan Veda

Masalah mulai datang pada lap ketiga ketika Veda menjalani hukuman Long Lap Penalty. Sanksi itu diberikan akibat dianggap melambat dan menghalangi pembalap lain saat sesi kualifikasi sehari sebelumnya.

Hukuman tersebut langsung berdampak besar terhadap jalannya balapan. Dari posisi keenam, Veda terlempar hingga ke posisi ke-17 dan harus memulai perjuangan dari belakang untuk kembali masuk zona poin.

Di depan, persaingan antara David Almansa dan Maximo Quiles terus berlangsung.

Almansa sempat mempertahankan posisi terdepan cukup lama sebelum akhirnya Quiles berhasil mengambil alih pimpinan lomba pada lap kedelapan.

Berbeda dengan karakter khas Moto3 yang biasanya penuh aksi saling salip, balapan kali ini berlangsung lebih terpecah.

Jarak antarpembalap cukup lebar sehingga peluang Veda untuk mengejar rombongan depan menjadi semakin sulit.

Meski begitu, pembalap Honda Team Asia tersebut tidak menyerah. Pada lap ketujuh, Veda berhasil naik ke posisi ke-15 setelah melewati Rusei Yamanaka dan Casey Buchanan untuk kembali masuk zona poin sementara.

Persaingan Podium Memanas, Veda Berjuang di Belakang

Memasuki pertengahan balapan, Maximo Quiles mulai membangun keunggulan atas Almansa.

Di belakang mereka, pertarungan perebutan podium ketiga berlangsung ketat melibatkan Alvaro Carpe, Valentin Perrone, Rico Salmela, Brian Uriarte, dan David Munoz.

Di sisi lain, Veda mengalami kesulitan mempertahankan posisinya. Ia sempat disalip Rusei Yamanaka dan turun ke posisi ke-16 sebelum kembali terlempar ke urutan ke-19 saat balapan memasuki fase krusial.

Dengan enam lap tersisa, Quiles sudah unggul 1,4 detik atas Almansa. Keduanya bahkan meninggalkan kelompok perebut podium ketiga dengan selisih lebih dari empat detik.

Situasi tersebut membuat perhatian beralih ke pertarungan di belakang. Veda terus berusaha memangkas jarak dan menjaga peluang untuk mendapatkan poin meski berada di luar 15 besar.

Perjuangan itu tidak mudah karena mayoritas pembalap di depannya masih mampu menjaga konsistensi lap.

Namun Veda tetap bertahan hingga lap-lap terakhir dan menunggu peluang yang mungkin muncul dari drama penutup balapan.

Page: 1 2 3 4

Hendry Priyatmoko

Recent Posts

Kisah Warisan Penempa Mandau: M. Saini, Sang Penjaga Marwah Dayak di Pelosok Kotim

Di Kalimantan Tengah, tepatnya di Desa Bapinang Hulu, Kecamatan Pulau Hanaut, Kabupaten Kotawaringin Timur, hiduplah…

11 hours ago

Hensah Jabat Kakanwil Ditjenpas Kalteng, I Putu Murdiana Pindah ke Papua Barat

Hensah resmi dilantik sebagai Kepala Kanwil Ditjenpas Kalteng menggantikan I Putu Murdiana yang mendapat tugas…

11 hours ago

Dewan Sebut Pelayanan Publik Pemerintah Kota Berjalan Baik, Begini Kata Mukarramah

Ketua Komisi I DPRD Kota Palangka Raya, Mukarramah menyatakan hingga saat ini pihaknya belum menerima…

11 hours ago

DLH Kalteng Dorong Kabupaten dan Kota Tinggalkan Praktik Open Dumping

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kalimantan Tengah mendorong pemerintah kabupaten dan kota untuk segera menindaklanjuti arahan…

11 hours ago

Tinjau Puskesmas Tumpung Laung, Bupati Barito Utara Serahkan Bantuan Alat Medis

Bupati Barito Utara H Shalahuddin ST MT didampingi Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan A…

11 hours ago

DPRD Dorong Perbasi Murung Raya Bidik Emas di Porprov Kalteng 2026

Wakil Ketua I DPRD Murung Raya, Kalimantan Tengah, Dina Maulidah mendorong agar Persatuan Bola Basket…

12 hours ago