Categories: Pro Kalteng

Massa GPG Kembali Aksi, General Manager PLN UID Kalselteng Dijadwalkan Temui Demonstran

“Jelas ini merugikan masyarakat. Listrik itu kami bayar. Bahkan ketika terlambat membayar, listrik langsung diputus. Karena itu PLN juga harus memberikan kompensasi kepada masyarakat Kalimantan Tengah, khususnya Palangka Raya,” ucapnya.

Selain menuntut kompensasi bagi pelanggan terdampak, massa aksi juga akan menyampaikan tuntutan lain dalam pertemuan dengan pihak PLN. Salah satunya meminta evaluasi terhadap jajaran pimpinan PLN di wilayah Kalseteng.

“Besok dalam penyampaian tuntutan kami akan meminta agar General Manager PT PLN Persero Wilayah Kalimantan Selatan-Kalimantan Tengah beserta jajaran manajernya dicopot, supaya persoalan seperti ini tidak terulang kembali,” pungkas Fiteli. (adr)

Page: 1 2

M Hafidz

Recent Posts

PLN Belum Pastikan Seluruh Pelanggan Terdampak Pemadaman di Kalteng Terima Kompensasi

PLN belum memastikan seluruh pelanggan terdampak pemadaman listrik di Kalimantan Tengah menerima kompensasi.

2 hours ago

65 Calon Paskibraka Lamandau Ikuti Diklat, Bupati Tekankan Disiplin dan Nasionalisme

Sebanyak 65 calon Paskibraka Lamandau mengikuti Diklat 2026 sebagai bekal membentuk karakter, disiplin, nasionalisme, dan…

2 hours ago

7 Hal yang Wajib Diketahui sebelum Pasang WiFi di Rumah

Memasang WiFi di rumah tidak cukup hanya membandingkan biaya pemasangan. Selain biaya instalasi, calon pelanggan…

3 hours ago

Update Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Turun Jadi Rp 15.950 per Liter

PT Pertamina Patra Niaga kembali melakukan penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi yang mulai…

3 hours ago

Terjepit Sela Beton Trotoar, Emak-emak Dievakuasi Tim Damkar

Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Palangka Raya mengevakuasi seorang warga yang…

3 hours ago

Rumah di Bukit Tunggal Palangka Raya Nyaris Berkobar, Ini Penyebabnya

Sebuah rumah permanen di Jalan Mutiara, Gang Terapu, Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya nyaris…

3 hours ago