Kehadiran kader dari daerah dalam kontestasi nasional diharapkan dapat memperkuat perspektif bahwa kepemimpinan HMI tidak hanya lahir dari pusat-pusat kekuasaan organisasi, tetapi juga tumbuh dari proses kaderisasi di daerah.
Dengan pengalaman berhimpun sejak 2017, pengalaman sebagai pengurus cabang, hingga amanah sebagai Ketua Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif PB HMI, Ghina membawa modal pengalaman organisasi yang berjenjang dalam menghadapi kontestasi Ketum PB HMI 2026–2028.
Langkah tersebut sekaligus menjadi pesan bahwa kaderisasi di daerah memiliki kesempatan yang sama untuk tampil di tingkat nasional.
Dari Kalteng, sebuah perjalanan panjang seorang kader kini berlanjut menuju panggung kepemimpinan PB HMI.(tim)
Page: 1 2
Rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Kapuas terus dikebut. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas kini fokus…
Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah musim kemarau menjadi perhatian Anggota DPRD Kabupaten…
TEP 2026 diterjunkan untuk riset dan pendampingan masyarakat di kawasan transmigrasi.
Kabut asap akibat karhutla memicu keprihatinan. Ratusan siswa dan guru SMKN 2 Nanga Bulik bersatu…
Warga Palangka Raya mengusulkan penguatan fasilitas kesehatan, mulai pembangunan Pustu di Jalan Tampung Penyang II…
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Utara, Jiham Nur, menyatakan komitmen kuatnya untuk…