
Kapolres Lamandau, AKBP Eko Yusmiarto, saat menyerahkan satu ekor kambing dan uang pembinaan kepada Juara 1 lomba Adzan, kepada Briptu M. Bagus Rizky Widodo, berlangsung di Joglo Mapolres Lamandau, Selasa (18/8). (FOTO: BIB/PROKALTENG.CO)
NANGA BULIK, PROKALTENG.CO — Pemandangan tak biasa dan penuh kehangatan terlihat di Joglo Polres Lamandau pada Selasa (18/8/2026).
Sebanyak 41 personel kepolisian dari berbagai Bagian, Satuan, Seksi, hingga Polsek jajaran unjuk kebolehan dalam mengumandangkan lantunan adzan yang merdu nan syahdu.
Menariknya, dalam Lomba Adzan Tingkat Polres Lamandau tersebut, panitia menyiapkan hadiah yang terbilang unik dan bernilai spiritual tinggi untuk sang pemenang utama, yakni satu ekor kambing beserta uang pembinaan.
Mengusung tema “Suara yang Indah adalah Anugerah, Adzan yang Baik adalah Ibadah”, kegiatan ini digelar sebagai langkah jajaran Polres Lamandau dalam meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta memperkuat semangat syiar Islam di lingkungan Kepolisian.
Kapolres Lamandau, AKBP Eko Yusmiarto, menyampaikan bahwa melalui lomba ini, nilai-nilai keagamaan diharapkan tidak sekadar menjadi ajang seremonial belaka.
Lebih dari itu, keimanan dan ketakwaan harus menjadi landasan moral utama bagi setiap anggota Polri dalam menjalankan tugas pelayanan sehari-hari kepada masyarakat.
“Semangat syiar Islam diharapkan dapat berjalan seiring dengan profesionalisme dan pengabdian personel. Melalui kegiatan positif ini, kami ingin membangun pembinaan personel yang tidak hanya sigap dan profesional di lapangan, tetapi juga memiliki integritas serta akhlak yang baik,” ungkapnya.
Suasana lomba berlangsung penuh semangat dan khidmat. Para peserta tampil maksimal dengan memperhatikan keindahan suara, irama, penghayatan, hingga ketepatan pelafalan.
Penilaian dilakukan secara objektif oleh dewan juri yang berkompeten di bidangnya, yaitu AKP Nanang M., S.H. (Kasatsamapta Polres Lamandau), Ipda Tugiyan (KBO Satlantas Polres Lamandau), dan M. Senudin, S.Hi.
Page: 1 2
Bidpropam Polda Kalteng memeriksa oknum perwira terkait penyerangan terhadap Kasat Lantas Palangka Raya.
Kualitas udara Palangka Raya sempat masuk kategori berbahaya akibat polusi karhutla. Warga diminta mengurangi aktivitas…
Disdik Kalteng memangkas jam belajar sekolah terdampak kabut asap dari 45 menit menjadi 30 menit.…
Agustian Sunaryo resmi dilantik sebagai Wakajati Kalteng. Kajati Hendrizal Husin menekankan pentingnya integritas, profesionalitas, dan…
Banggar DPRD Kalteng memperketat usulan belanja hibah dalam KUA-PPAS 2027. Usulan yang tidak memenuhi ketentuan…
KUA-PPAS 2027 Kalteng resmi disepakati dengan proyeksi belanja daerah mencapai Rp5,736 triliun. Anggaran tersebut akan…