Menurut keterangan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit stroke dan hipertensi. Keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi.
“Keluarga korban menyampaikan bahwa korban memiliki riwayat sakit stroke dan hipertensi. Mereka juga tidak menghendaki autopsi serta tidak menuntut pihak mana pun atas meninggalnya korban,” jelas Alfian.
Jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke kampung halaman dan dimakamkan.
“Setiap laporan masyarakat terkait penemuan jenazah tetap kami tindak lanjuti sesuai prosedur guna memastikan tidak ada unsur tindak pidana dan memberikan kepastian kepada keluarga maupun masyarakat,” tutup Alfian.(jpg)
Page: 1 2
Satlantas Polresta Palangka Raya kembali mengingatkan masyarakat agar menghindari kebiasaan berbahaya saat berkendara.
Kabar baik bagi warga Kota Palangka Raya. Pemadaman listrik bergilir ditargetkan berakhir mulai 5 Agustus…
PLN UID Kalselteng mengungkap pemadaman listrik bergilir di Kalteng dipicu gangguan pada tiga unit pembangkit…
PLN UID Kalselteng menargetkan pemadaman listrik bergilir di Kalteng berakhir pada 5 Agustus 2026 setelah…
Wakil Ketua I Komisi I DPRD Kota Palangka Raya mengapresiasi kinerja tim gabungan dalam penanganan…
Sidang perkara narkotika di PN Nanga Bulik mengungkap terdakwa diduga menjadi kurir sabu seberat 198,44…