Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palangka Raya, AA. Ketut Alit Supartana, membenarkan penemuan jasad korban dan memaparkan kembali kronologi insiden nahas yang terjadi pada Rabu (17/6/2026) lalu.
“Kecelakaan terjadi pada Rabu sekitar pukul 09.10 WIB. Saat itu, korban bersama dua orang lainnya sedang mengangkut kayu menggunakan kapal kelotok. Ketika melintas di DAS Kahayan, kapal tiba-tiba tenggelam. Dua korban berhasil menyelamatkan diri dengan berenang ke tepi sungai, sedangkan Lemiadi tenggelam dan terbawa arus,” jelas Alit dalam keterangannya yang dikirim ke redaksi, Jumat (19/6/2026).
Seiring dengan diserahkannya jasad Lemiadi kepada pihak keluarga, operasi pencarian di Perairan DAS Kahayan dinyatakan telah selesai.
“Dengan ditemukannya seluruh korban, operasi SAR resmi kami tutup dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing. Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh unsur SAR Gabungan yang telah bekerja sama selama operasi berlangsung,” pungkas Alit. (her)
Page: 1 2
Polresta Palangka Raya telah berhasil mengamankan seorang pria berinisial J (43), yang diduga sebagai pelaku…
Antrean BBM di Palangka Raya dipicu persoalan distribusi, kepastian stok di depo, serta gangguan sistem…
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sepekan terakhir di Kota Palangka Raya mulai menimbulkan…
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di wilayah Kelurahan Petuk Katimpun, Kecamatan Jekan Raya,…
Insiden kebakaran yang melanda Kantor Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra), dan Ekonomi Sekretariat Daerah (Setda) di…
Ketiadaan program hilirisasi berskala besar di Kalimantan Tengah (Kalteng) kini menjadi sorotan. Ketua DPRD Kalteng,…