Kehadiran investasi telah membuka lapangan pekerjaan, meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat, serta memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah.
Namun demikian, di balik manfaat tersebut masih terdapat berbagai persoalan yang harus diselesaikan, terutama konflik antara masyarakat, koperasi, dan perusahaan perkebunan.
Bupati mengungkapkan bahwa Pemkab Seruyan terus berupaya mencari solusi terhadap berbagai persoalan tersebut melalui koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk PT Agrinas dan Kementerian Koperasi.
Salah satu langkah yang sedang dipersiapkan adalah membangun pola kemitraan antara Agrinas, koperasi, pemerintah daerah, serta masyarakat untuk menciptakan pengelolaan perkebunan yang lebih adil dan berkelanjutan.
“Kami ingin investasi tetap berjalan, masyarakat mendapatkan manfaat, dan berbagai konflik yang selama ini terjadi dapat diselesaikan dengan solusi yang terbaik. Kabupaten Seruyan akan terus menjadi pelopor dalam mencari formula penyelesaian yang menguntungkan semua pihak,”ucapnya. (yad/ala/kpg)
Page: 1 2
Selebgram Awkarin menunjukkan strategi berbeda dalam membangun kerja sama dengan perusahaan atau brand. Pemilik nama…
Tren parfum semakin digemari anak muda Palangka Raya. Parfum lokal menjadi pilihan karena menawarkan aroma…
Biro SDM Polda Kalteng menghadirkan konsultasi psikologi gratis di CFD Palangka Raya untuk membantu masyarakat…
Persemar Banjar Martapura mengukuhkan gelar juara Piala Pangdam Cup TB XXII. Tim asal Kalimantan Selatan…
Kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) punya posisi baru dalam pendidikan tinggi Indonesia. Kini, perguruan tinggi di…
Politisi dan jurnalis senior Akbar Faizal menyoroti kegagalan Timnas Indonesia melaju ke semifinal Piala AFF.…