“Kita ingin bantuan ini benar-benar tepat sasaran dan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang selama ini kesulitan mendapatkan akses internet,” katanya.
Yulianus berharap pemanfaatan teknologi tersebut dapat memberikan dampak positif terhadap berbagai sektor, khususnya pendidikan, kesehatan dan perekonomian masyarakat di wilayah pedalaman.
Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Murung, Andry Irawan, menyampaikan apresiasi atas bantuan perangkat internet tersebut. Menurutnya, akses internet sangat dibutuhkan untuk mendukung pelayanan pemerintahan sekaligus memperluas akses informasi bagi masyarakat dan dunia pendidikan.
Ia berharap perangkat yang telah disalurkan dapat dimanfaatkan secara optimal dan dijaga keberlangsungannya oleh para penerima.
Di Kecamatan Murung sendiri, bantuan tersebut mencakup 11 sekolah dan empat desa, yakni Desa Muara Bumban, Muara Sompoi, Muara Jaan dan Muara Untu.
Dengan adanya tambahan akses internet tersebut, Pemkab Murung Raya berharap konektivitas digital di wilayah pelosok semakin merata sehingga masyarakat dapat memperoleh manfaat teknologi dalam menunjang aktivitas sehari-hari dan pembangunan daerah.(pan)
Page: 1 2
Karhutla di Desa Kujan, Lamandau, menghanguskan sekitar 30 hektare lahan gambut.
Kabut asap karhutla mengganggu penerbangan di Bandara Tjilik Riwut, satu pesawat sempat batal mendarat.
Polisi menyelidiki aksi perampasan di sebuah BRILink Jalan Seth Adji, Palangka Raya, yang membuat uang…
HMI menilai karhutla Kalimantan telah berkembang menjadi persoalan serius yang membutuhkan penguatan pencegahan dan penanganan…
DPRD Bartim mendukung pembangunan kantor BNNK dan mendorong pusat rehabilitasi segera beroperasi.
Kebakaran melanda sekitar 20 hektar lahan di Desa Kujan, Lamandau, hingga memicu kekhawatiran warga.