Selain sebagai pusat pembinaan rohani, Biara Elioteria diharapkan dapat berperan sebagai pusat pendidikan karakter, pelayanan sosial, serta pembinaan generasi muda. Biara ini juga diharapkan mampu menjadi ruang pelayanan bagi masyarakat, khususnya bagi mereka yang membutuhkan pendampingan dan perhatian sosial.
Heriyus juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan lembaga keagamaan dalam mendukung pembangunan daerah.
Menurutnya, pembangunan fisik harus berjalan beriringan dengan pembangunan mental dan spiritual masyarakat guna mewujudkan Murung Raya yang religius, harmonis, dan sejahtera.
Di akhir sambutannya, Bupati Murung Raya menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, donatur, dan pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan Biara Elioteria.
Ia berharap keberadaan biara tersebut dapat menjadi pusat pelayanan yang membawa berkat, kedamaian dan harapan bagi masyarakat Murung Raya, Kalimantan Tengah, hingga Indonesia. (pan)
Page: 1 2
Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto melakukan mutasi terhadap puluhan jenderal. Melalui Surat Telegram Kapolri…
Personel pemadam kebakaran harus bekerja ekstra keras merespons maraton musibah kebakaran yang terjadi secara beruntun…
Kabut asap yang masih menyelimuti Palangka Raya membuat upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla)…
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Palangka Raya. Memberikan keterangan resmi terkait penanganan musibah…
Kebakaran pemukiman di Kota Palangka Raya masih menjadi perhatian. Terutama dengan korsleting listrik yang disebut…
Program penghapusan denda Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2), yang digulirkan Pemerintah Kota…