Selain sebagai pusat pembinaan rohani, Biara Elioteria diharapkan dapat berperan sebagai pusat pendidikan karakter, pelayanan sosial, serta pembinaan generasi muda. Biara ini juga diharapkan mampu menjadi ruang pelayanan bagi masyarakat, khususnya bagi mereka yang membutuhkan pendampingan dan perhatian sosial.
Heriyus juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan lembaga keagamaan dalam mendukung pembangunan daerah.
Menurutnya, pembangunan fisik harus berjalan beriringan dengan pembangunan mental dan spiritual masyarakat guna mewujudkan Murung Raya yang religius, harmonis, dan sejahtera.
Di akhir sambutannya, Bupati Murung Raya menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, donatur, dan pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan Biara Elioteria.
Ia berharap keberadaan biara tersebut dapat menjadi pusat pelayanan yang membawa berkat, kedamaian dan harapan bagi masyarakat Murung Raya, Kalimantan Tengah, hingga Indonesia. (pan)
Page: 1 2
Dinamika hubungan antara Kepolisian dan Kejaksaan yang mengemuka di tingkat pusat dinilai berpotensi berdampak hingga…
DPRD Kota Palangka Raya menggelar Rapat Paripurna Ke-9 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025/2026, dengan…
Situasi di kawasan Timur Tengah kembali memanas ke titik krusial. Di tengah suasana pilu masa berkabung nasional…
ARTIS kontroversial Nikita Mirzani kembali mengocok perut sekaligus memanaskan jagat maya berkaitan dengan peristiwa yang…
Memajang tanaman hias daun di dalam atau di teras rumah menjadi salah satu cara agar hunian terasa…
Penyidik Unit Gakkum Satlantas Polresta Banjarmasin menetapkan seorang mahasiswa berinisial NA (19) sebagai tersangka dalam…