
Bunda PAUD Kabupaten Lamandau, Norol Latifah Rizky Aditya Putra bersama anak-anak PAUD di wilayah Kabupaten Lamandau, beberapa hari yang lalu. (FOTO: ISTIMEWA)
NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Bunda PAUD Kabupaten Lamandau, Norol Latifah Rizky Aditya Putra, mengajak seluruh pemangku untuk bersama-sama mencari solusi konkret dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini.
Menurutnya, upaya mencetak generasi berkualitas tidak bisa dilepaskan dari kesejahteraan para guru PAUD. Pernyataan itu disampaikan Norol Latifah saat membahas tantangan pendidikan anak usia dini di Kabupaten Lamandau.
Ia menegaskan bahwa peningkatan mutu pendidikan harus berjalan seiring dengan perhatian terhadap kesejahteraan tenaga pendidik.
“Anak yang berkualitas tentu lahir dari guru yang berkualitas. Karena itu kita harus bersama-sama memberikan solusi untuk kesejahteraan para guru,” ujarnya, Senin, (22/6/2026)
Menurut Norol, persoalan pendidikan tidak cukup hanya berbicara tentang kualitas peserta didik. Di balik keberhasilan pendidikan terdapat peran besar para guru yang membutuhkan dukungan, baik dari sisi kompetensi maupun kesejahteraan.
Data tahun 2025 menunjukkan Kabupaten Lamandau memiliki 155 lembaga PAUD dengan 255 tenaga pendidik yang masih menghadapi tantangan peningkatan kapasitas.
Dari jumlah tersebut, tercatat masih banyak pengajar yang berlatar belakang pendidikan SMA. Sementara guru yang telah memiliki kualifikasi sarjana pendidikan masih terbatas.
Bidpropam Polda Kalteng memeriksa oknum perwira terkait penyerangan terhadap Kasat Lantas Palangka Raya.
Kualitas udara Palangka Raya sempat masuk kategori berbahaya akibat polusi karhutla. Warga diminta mengurangi aktivitas…
Disdik Kalteng memangkas jam belajar sekolah terdampak kabut asap dari 45 menit menjadi 30 menit.…
Agustian Sunaryo resmi dilantik sebagai Wakajati Kalteng. Kajati Hendrizal Husin menekankan pentingnya integritas, profesionalitas, dan…
Banggar DPRD Kalteng memperketat usulan belanja hibah dalam KUA-PPAS 2027. Usulan yang tidak memenuhi ketentuan…
KUA-PPAS 2027 Kalteng resmi disepakati dengan proyeksi belanja daerah mencapai Rp5,736 triliun. Anggaran tersebut akan…